Jumat, 04 Februari 2011

Membuat animasi dengan photoshop

Animasi adalah suatu objek yang disusun sedemikian rupa berdasarkan urutan frame-frame sehingga menimbulkan efek gerak.

Berikut ini kita mencoba membuat sebuah animasi dengan dua buah objek yaitu lingkaran berwarna merah dan juga lingkaran berwarna kuning. Apabila proyek kita kali ini berakhir dengan benar maka hasilnya adalah seperti lampu berkedip merah dan kuning.

Proyek pembuatan animasi kita kali ini menggunakan adobe photoshop, bila belum memiliki software adobe photoshop silahkan download di sini.

Pertama-tama buatkan sebuah lingkaran kecil dan berikan warna kuning (shape 2) kemudian duplikasi layer lingkaran berwarna kuning tadi (shape 2) menjadi layer baru dan ubah warna lingkarannya menjadi warna merah (shape 2 copy).


Sehingga kita memiliki duah buah objek pada dua buah layer yaitu "shape 2" dan "shape 2 copy" seperti pada gambar berikut


Setelah membuat kedua buah layer dengan dua buah objek berwarna merah dan kuning, langkah selanjutnya adalah mengeditnya dalam ImageReady untuk dijadikan sebuah animasi dengan klik icon pada bagian paling bawah toolbox seperti pada gambar berikut :


Pada ImageReady editor perhatikan window/jendela animasi sudah muncul, jika belum muncul maka klik pada menu Window kemudian pilih Animation sehingga terlihat window animasi seperti berikut.

Perhatikan pada bagian layer, hilangkan terlebih dahulu Indicates Layer Visibility atau tanda mata pada layer "shape 2 copy" sehingga objek yang muncul pada frame pertama adalah objek yang berwarna kuning.

Langkah selanjutnya tambahkan satu frame lagi untuk menempatkan objek kedua dengan warna merah yaitu dengan cara, klik untuk memunculkan tanda mata pada sebelah kiri layer "shape 2 copy" dan klik untuk menghilangkan tanda mata pada layer "shape 2" sehingga yang muncul pada frame kedua adalah objek yang berwarna merah sehingga pada jendela animation terlihat seperti berikut.


Setelah selesai memasukan objek pada frame-frame, selanjutnya tentukan waktu jedah setiap frame pada bagian bawah masing-masing frame dan coba jalankan atau play animasi.

Langkah terakhir adalah menyimpan hasil animasi kita menjadi sebuah file dengan ekstensi gif yaitu dengan cara klik menu File - Save Optimazed As... dan berikan nama sesuai keinginan anda.
Dasar dari pembuatan animasi menggunakan adobe photoshop sudah selesai, selanjutnya tergantung kreativitas kita masing-masing para pengguna komputer untuk mengembangkan idenya dan menuangkannya dalam sebuah objek bergerak atau animasi.

Sekian...semoga bermanfaat, dan selamat berkreasi...

Belajar Microsoft Office PowerPoint

Pengenalan Microsoft Office PowerPoint 2003

Microsoft Office PowerPoint adalah salah satu program yang dibuat oleh perusahaan software terkemuka Microsoft guna memenuhi kebutuhan para pemakai komputer sebagai program pembuat slide presentasi.

Pernahkan anda melihat seseorang mempresentasikan produknya pada sebuah layar dengan menggunakan bantuan slide proyektor. Slide seperti itulah yang akan kita pelajari di Belajar Ilmu Komputer.

Pada pengenalan Microsoft Office PowerPoint ini, Belajar Ilmu Komputer hanya memperkenalkan tampilan awal dari Microsoft Office PowerPoint, sedangkan untuk membuat slide akan kita pelajari pada kesempatan berikutnya.

Untuk mengenal Microsoft Office PowerPoint, jalankan porgramnya dari Start menu caranya klik Star-All Programs-Microsoft Office-Microsoft Office PowerPoint 2003, sehingga ditampilkan lembar kerja Microsoft Office PowerPoint seperti terlihat dalam gambar berikut.


Dari gambar di atas dapat dilihat mulai dari yang paling atas adalah baris judul atau di kenal dengan title bar, yang menyatakan nama program yang sedang digunakan serta nama file yang sedang di edit.

Di bawah Baris judul ada Baris Menu atau Menu Bar, sebgai tempat menu-menu yang akan digunakan dalam membuat atau memperbaiki slide.

Di bawah Menu Bar terdapat ToolBar sebagai tempat komponen-komponen yang akan digunakan dalam proses pembuatan maupun editing slide.

Lembar kerja berwarna putih yang ukuran paling besar adalah tempat untuk kita merancang sebuah slide, sedangkan yang berada di sebelah kiri lembar kerja adalah tampilan secara berurutan slide-slide yang kita buat.


Di bagian bawah lembar kerja terdapat Drawing Bar dan Status Bar yang masing-masing memiliki fungsi untuk menggambar objek (Drawing Bar) dan tampilan informasi editing (Status Bar).

Belajar Microsoft Office Excel

Pengenalan Microsoft Office 2003

Apa itu microsoft Office Excel ? Microsoft Office Excel adalah salah satu program atau software spreadsheet yang dikeluarkan oleh perusahaan microsoft. Program aplikasi ini memiliki fitur kalkulasi dan grafik.

Mengenal Buku Kerja Microsoft Office Excel
Perhatikan gambar berikut dan baca keterangan di bawahnya sesuai dengan nomor urut yang sudah saya berikan berwarna merah.





1. Title Bar / Baris Judul, Baris judul pada microsoft office excel untuk menampilkan nama program yang sedang digunakan yaitu Microsoft Office Excel dan Book1 menyatakan bahwa buku kerja 1 (satu).
2. Menu Bar / Baris Menu, tempat menu-menu yang dapat digunakan dalam micrsoft office excel
3. Tool Bar / Baris Tool (komponen), komponen-komponen atau perintah-perintah yang dilambangkan dengan gambar/image tertentu untuk membantu pengguna excel agar lebih cepat dalam melakukan pekerjaannya
4. Name Box / kotak nama, menyatakan sel aktif, misalnya pointer berada pada bari ke 2 kolom ke B maka Name Box menampilkan B2
5. Formula Bar / Baris Formula, baris untuk menampilkan atau mengetik formula-formula atau rumur-rumus yang diketik dalam lembar kerja
6. Column /Kolom, baris yang menyatakan kolom-kolom yang di mulai dari abjat A hingga IV
7. Row / Baris, yang menyatakan urutan baris dimulai dari 1 hingga 65535
8. Workspace / Lembar Kerja, area di mana digunakan untuk membuat tabel perhitungan atau grafik
9. Pointer, Kotak persegi berwarna agak gelap atau disebut pointer menyatakan sel (cell) aktif untuk mengetik sesuatu ke lembar kerja.
10. Sheet, menyatakan urutan halaman kerja, bila sheet berwarna putih maka sheet/halaman tersebut sedang aktif dan bila tulisan sheet berwarna abu-abu maka sheet tersebut belum aktif.
11. Status Bar / Baris Status, baris yang memberikan informasi-informasi tentang pengunaan microsoft excel, dan informasi pengggunaan tuts/tombol keyboard


Kali ini kita akan mulai dengan membuat tabel pada Microsoft Office Excel, sebelum memulai saya jelaskan sedikit tentang sel (cell). Sel yaitu tempat perpotongan antara Kolom dan Baris, misalnya saja anda menempatkan pointer pada kolom ke C dan baris ke empat maka akan dibaca "pointer berada pada sel C4".

Oke sekarang mari kita mulai dengan pelajaran kita hari ini yaitu membuat tabel.

Pertama-tama jalankan Microsoft Office Excel anda dengan cara klik Start - All programs - Microsoft Office - Microsoft Office Excel 2003 (bagi yang menggunakan Microsoft Office Versi lain seperti Microsoft Office 97, Microsoft Office 2000, Micrsofot Office Office XP, tidak menjadi masalah). perhatikan gambar berikut



Setelah berada dalam lembar kerja microsoft office excel, buatkan tabel seperti dalam gambar berikut :

Caranya :
Tempatkan pointer pada sel B3 kemudian ketik Tabel 1 dan Enter
Selanjutnya tempatkan pointer pada sel B5 dan ketikan NO kemudian Enter
Langkah berikutnya tempatkan pointer pada sel B6 dan ketik angka 1 (lakukan langkah ini hingga sel B10 untuk membuat Nomor Urut).

Setelah membuat Nomor Urut, sekarang kita membuat kolom Nama, caranya sama seperti cara di atas yaitu tempatkan pointer pada C5 tepat disebelah kanan kolom No.
Lakukan hal tersebut sampai dengan mengisi Alamat dan Kota sehingga hasilnya akan terlihat seperti gambar di atas.

Setelah selesai membuat tabel di atas, sekarang kita harus mengatur lebar kolom agar sesuai dengan lebar data (teks/angka) yang di input pada setiap setiap sel.
Caranya adalah :
Karena di sini kita hanya mengubah lebar kolom maka untuk penempatan pointer harus berada pad akolom yang akan di ubah ukurannya, sedangkan barisnya bebas. Misalnya anda ingin mengubah lebar kolom B aka pointer harus berada di kolom B sedangkan barisnya bisa saja berada di baris 1, 2, 3 dan seterusnya sampai baris paling akhir.

Ubahlah kolom Tabel 1 di atas yang telah anda buat dengan ukuran sebagai berikut :
Kolom B : 4,43
Kolom C : 12
Kolom D : 22
Kolom E : 12
Caranya : untuk mengubah lebar kolom B, tempatkan pointer pada sel B1 atau B2 atau B3 dan seterusnya kemudian klik menu Format - Column - Width, kemudian masukan atau ketik angka untuk lebar kolomnya yaitu 4,43 dan tekan Enter. Lihat gambar


Setelah mengubah lebar kolom B, selanjutnya ubahlah lebar kolom C = 12, D = 22 dan E = 12 lakukan mengikuti cara untuk mengubah lebar kolom B di atas.

Setelah selesai semua, simpan (save) file tersebut dengan nama file TABEL1.XLS, dengan cara klik Menu File - Save As kemudian ketikan nama file TABEL1 dan klik save.

Membuat Garis Tabel pada Microsoft Office Excel

Tabel identik dengan garis, untuk itu perlu ketelitian dalam membuat garis dalam sebuah tabel.
Sebelum kita lanjut ke cara pembuatan tabel, terlebih dahulu perhatikan gambar di bawah ini.
Dari gambar di bawah saya mengambil contoh sel B5, dari sel B5 tersebut terdiri atas garis bagian atas, garis bagian bawah, garis bagian kiri dan garis bagian kanan, ini perlu diketahui agar mudah dalam membuat garis suatu tabel.
Garis bagian atas yaitu garis yang berada di bagian atas suatu sel aktif, sel aktif yaitu sel yang sedang ditempati oleh pointer.
Garis bagian bawah yaitu garis yang berada di bagian bawah sel aktif.
Garis bagian kiri yaitu garis yang berada di sebelah kiri sel aktif.
Garis bagian kanan yaitu garis yang berada di sebelah kanan sel aktif.


Kalau sudah memahami letak garis di atas, maka mari kita mulai dengan membuat garis pada tabel. Anda bisa menggunakan file tabel1.xls yang pernah kita buat pada Belajar Microsoft Office Excel Bagian 2. Caranya klik Menu File kemudian pilih Open kemudian pilih file tabel1.xls dan klik Open.
Setelah file tabel1.xls dibuka, tempatkan pointer pada sel B5, sehingga sel aktif sekarang berada di sel B5. Selanjutnya klik Menu Format - Cells, kemudian klik tab Border sehingga muncul window Format Cells seperti gambar berikut.
Dalam gambar di bawah ini saya membuat garis dengan warna yang berbeda seperti pada gambar di atas agar anda lebih mudah membedakan mana bagian atas, bawah, kiri dan kanan.



Untuk membuat garis, silahkan klik pada kotak kecil yang berada di sekeliling garis berwarna yang sudah saya berikan di atas.
Pada gambar di atas, selain gambar bagian atas dan bawah serta kiri dan kanan, ada juga garis secara diagonal kiri atas ke kanan bawah dan kiri bawah ke kanan atas, juga ada satu lagi garis bagian tengah, garis ini akan aktif jika kita memilih beberapa sel aktif sekaligus misalkan sel aktif dari sel B5 sampai sel B6 maka garis yang di tengah adalah menentukan garis antara sel B5 dan sel B6.
Selanjutnya silahkan berkreasi sendiri dengan garis-garis tabel anda.


Belajar membuat Formula Sederhana

Kali ini kita akan mulai dengan mengenal formula atau rumus-rumus yang sering digunakan dalam microsoft office excel.
Kita awali dengan pembuatan sebuah tabel excel dan simpan (save) dengan nama TABEL4 dengan format sebagai berikut :
Pada sel A3=NO, B3=NAMA KARYAWAN, c3=GAJI POKOK, D3=TUNJANGAN, E3=PINJAMAN dan F3=GAJI BERSIH.
Kemudian dari sel A5 sampai denga sel A14 ketikan nomor urut karyawan mulai dari 1 hingga 10, kemudian dari sel B5 sampai sel B14 ketiklah nama-nama karyawan, sel C5 sampai sel C14 ketikan gaji pokok setiap karyawan serta sel E5 sampai sel E14 masukkan jumlah pinjaman setiap karyawan sesuai dengan tabel berikut.


Untuk pengisian kolom Tunjangan dan Gaji Bersih harus menggunakan formula sebagai berikut:

Untuk Tunjangan, diperoleh sebesar 5% dari gaji pokok sehingga formula yang di ketik pada sel D5 adalah =C5*5%
Buatkan formula seperti pada sel D5 untuk sel D6 sampai sel D14.

Untuk Kolom Gaji Bersih diperoleh dari Gaji Pokok ditambah Tunjangan dan dikurangi Pinjaman sehingga formula yang tepat yang diketik pada sel F5 untuk perhitungan Gaji Bersih adalah =(C5+D5)-E5
Buatkan semua formula untuk sel F6 hingga sel F14 sehingga hasilnya akan seperti tabel berikut ini.


Tips:
Cara untuk mengetik formula dalam microsoft excel ada beberapa cara salah satunya sudah kita praktekkan di atas yaitu mengetik satu persatu sel, berikut ini tips untuk mempercepat menginput formula dalam beberapa sel sekaligus.
Misalkan kita ingin mengisi formula untuk kolom Tunjangan mulai dari sel D5 hingga sel D14 sekaligus (hanya satu kali ketik formula), maka yang harus dilakukan adalah, sebelum mengetik formula, tempatkan dulu pointer pada sel D5 kemudian blog sel D5 sampe sel D14 dengan cara tekan dan tahan tombol SHIFT sambil menekan tanda panah ke bawah berkali-kali hingga sel D14 sehingga membentuk area hitam. Setelah itu ketikan formula =C5*5% kemudian tekan dan tahan CTRL kemudian ENTER (ingat !!! jangan tekan ENTER saja) maka semual sel dari D5 hingga sel D14 akan terisi.

Mengetahui Nilai Total, Rata-rata, Maksimal dan Minimal dalam Microsoft Office Excel

Sudah siapkan anda untuk masuk pada pelajaran kita kali ini yaitu untuk mencari nilai tertentu seperti nilai Total, Rata-rata, Maksimal dan Minimal.

Untuk mencari nilai Total rumus yang digunakan adalah SUM (summary), formatnya :

=sum(sel awal..sel akhir)

contoh :
misalkan anda diminta untuk menghitung nilai total dari suatu tabel gaji yang dimulai dari sel D5 sampai sel D14 dan hasilnya ditempatkan di sel D16.

=sum(d5..d14)


Maka langkah yang harus dilakukan adalah :
Pertama, tempatkan pointer pada sel D16, kemudian ketik rumus =sum(d5..d14) dan tekan enter.

Sedangkan untuk Nilai Rata-rata digunakan rumus Average dengan format :

=average(sel awal..sel akhir)

contoh : =average(d5..d14)

Penggunaan rumus average ini sama dengan penggunaan rumus untuk mencari nilai total di atas yang membedakan hanya nama perintah/formulanya saja.

Untuk Mencari nilai maksimal dan minimalpun tidak berbeda dengan rumus pencarian nilai total dan rata-rata di atas, yang membedakan hanya nama dari formula itu sendiri yaitu untuk maksimal digunakan rumus MAX sedangkan minimal digunakan rumus MIN dan format masing-masing rumus tersebut adalah :

rumus untuk mencari nilai maksimal :
=max(sel awal..sel akhir)

contoh : =max(d5..d14)

rumus untuk mencari nilai minimal :
=min(sel awal..sel akhir)

contoh : =min(d5..d14)

Untuk lebih jelasnya gunakan tabel yang sudah pernah anda buat sebelumnya pada Belajar Microsoft Office Excel bagian 4 (tabel4.xls).
Coba tambahkan di bagian bawah tabel berupa nilai : TOTAL, RATA_RATA, MAX dan MIN seperti yang terlihat dalam gambar berikut.


Bagi anda yang belum memiliki tabel silahkan membuatnya dengan klik di sini


Fungsi IF

Setelah pada postingan kali lalu kita pelajari tentang fungsi SUM, AVERAGE, MAX dan MIN maka kali ini kita akan maju ke tingkat yang lebih tinggi lagi yaitu fungsi logika IF.

Format rumusnya adalah =IF(persyaratan pertama;nilai1;=if(persyaratan2;nilai2 ... ;nilain)

dari formula di atas jika dilogikakan maka dapat dibaca, Jika persyaratan pertama terpenuhi maka nilai1 ditampilkan, jika persyaratan2 terpenuhi maka nilai2 ditampilkan dan seterusnya hingga yang terakhir adalah nilain.

Langsung saja kita praktekan dengan tabel yang sudah pernah kita buat sebelumnya, bila belum membuat tabel silahkan buatkan tabel terlebih dahulu di sini, kemudian ikuti langkah selanjutnya.

Sebelum memulai dengan formula atau rumus logika IF, hapus semua data pada kolom GAJI POKOK, TUNJANGAN dan GAJI BERSIH.
Hal ini dilakukan untuk nantinya rumus yang sudah ada di ganti dengan rumus atau formula IF.

Setelah kolom data di hapus, tempatkan pointer pada kolom D kemudian klik menu Instert-Column. Langkah ini dilakukan untuk menambah satu kolom antara kolom NAMA KARYAWAN dengan kolom GAJI POKOK.

Pada kolom yang baru di tambahkan tersebut (kolom D) berikan judul kolomnya GOLONGAN, setelah itu masukan golongan setiap karyawan sebagai berikut :

Gusti golongan 3
Markus golongan 1
Dahlan golongan 2
Dahlia golongan 1
Supartini golongan 1
Apriyanti golongan 1
Dewa Raka golongan 1
Parto golongan 1
Ruben golongan 2
Tamara golongan 2

Langkah berikutnya adalah mencari gaji pokok karyawan berdasarkan golongan, dengan ketentuan atau persyaratan sebagai berikut

Jika golongan 3 maka gaji pokok adalah 1.000.000,-
Jika golongan 2 maka gaji pokok adalah 750.000,-
Jika golongan 1 maka gaji pokok adalah 500.000,-

sehingga rumus yang harus di gunakan pada kolom gaji pokok adalah

=if(D5=3;1000000;if(D5=2;750000;500000))

setelah membuat rumus atau formula pada sel E5 maka copy rumus tersebut ke sel E6 sampai sel E14, sehingga hasil akhir dari perhitungan gaji pokok setiap karyawan sebagai berikut :

Gusti 1.000.000
Markus 500.000
Dahlan 750.000
Dahlia 500.000
Supartini 500.000
Apriyanti 500.000
Dewa Raka 500.000
Parto 500.000
Ruben 750.000
Tamara 750.000

Jika hasilnya tidak sesuai dengan hasil di atas maka coba di cek kembali rumus anda.

Pengenalan dan Penggunaan Toolbar Formating pada Microsoft Excel

Apa itu toolbar ? bagi yang sudah sering berpetualang dengan Microsfot office excel tentu sudah sangat paham akan toolbar tapi bagaimana dengan yang belum terbiasa atau masih dalam taraf belajar seperti saya.

Toolbar adalah tempat dimana diletakan icon-icon atau lambang-lambang yang bermakna sebuah perintah dengan maksud mempersingkat perintah itu sendiri.

Berikut ini adalah toolbar Formating pada microsoft office excel. Untuk perjelas klik pada gambarnya.

Manfaat atau kegunaan dari toolbar Formating adalah untuk membantu mempercepat proses pemberian perintah kepada komputer yaitu :

1. Nama Font
2. Ukuran font
3. Format Teks (B=Bold/Tebal, I=Italic/Miring, U=Underline/Garis bawah)
4. Format Pengaturan Teks (Left/rata kiri, Center/rata tengah, Right/rata kanan, Merge & Center/rata tengah untuk lebih dari 1 sel)
5. Format Numerik ($=Currency/kurensi, Percent/persen, comma/koma, increase/menambah angka di belakang koma, decrease/mengurangi angka di belakang koma)
6. Format Letak Alinea (Increase Indent/menambah indentasi teks, Decrease Indent/mengurangi indentasi)
7. Format Warna (Fill Color/Warna Sel, Font Color/warna huruf)


Fungsi SUMIF()

Dalam sebuah tempat usaha dagang atau toko penjualan, kadang kita membutuhkan informasi tentang barang dagangan kita yang terjual dalam satu hari atau satu minggu atau satu bulan bahkan satu tahun, sebagai dasar untuk menentukan besaran stok yang harus disediakan sesuai dengan trend pembelian barang yang ada di tempat usaha kita.

Untuk mengetahui jumlah barang yang terjual tentu kita pun ingin mengetahui barang apa saja yang paling banyak terjual atau paling laku terjual dan barang mana yang kurang laku terjual.
Oleh karena setiap transaksi yang terjadi secara acak maka urutan transaksi yang dicatatpun juga secara acak tercatat (misalkan kita mencatat transaksi menggunakan Microsoft office excel).

Supaya tidak terlalu bertele-tele sekarang mari kita belajar bersama-sama memulai latihan kita dengan membuatkan sebuah tabel dengan format sebagai berikut :

* Sel B3 = NO, sel C3=KODE BARANG, sel D3=HARGA,sel E3=BANYAK,sel F3=JUMLAH

* Sel B5 sampai dengan sel B19 ketik Nomor Urut mulai dari 1 sampai 15

* Sel C5 sampai sel C19 ketik kode barang secara berurut sebegai berikut : BB, BA, BC, BA, BB, BB, BA,BC,BD, BA, BB, BA, BC, BD, BB

Sedangkan untuk sel D5 sampai sel D19 gunakan rumus IF() dengan ketentuan sebagai berikut :

* Jika KODE=BA maka HARGA=750

* Jika KODE=BB maka HARGA=1000

* Jika KODE=BC maka HARGA=1225

* Jika KODE=BD maka HARGA=1250

Kemudian untuk kolom BANYAK (sel E5 sampai sel E19) isikan data secara berurut sebagai berikut :

* 2, 3, 4, 5, 4, 3, 4, 5, 6, 7, 3, 2, 1, 2, 3

Sekarang adalah inti dari latihan kita hari ini yaitu dengan menggunakan fungsi SUMIF() untuk menentukan besaran atau jumlah masing-masing barang yang terjual hari ini (berdasarkan KODE barang).

Selengkapnya ketik BA pada sel C21, BB pada sel C22, BC pada sel C23, dan BD pada sel C24
Kemudian untuk sel E21 sampai sel E24 gunakan rumus SUMIF() sebagai brikut :

Untuk mencari berapa banyak barang terjual dalam satu hari transaksi dengan kode barang BA dengan menggunakan fungsi SUMIF() adalah sebagai berikut :

=SUMIF(Range,Kriteria,RangePenjumlahan)

Contoh :
Letakan pointer pada sel E21 kemudian ketikan rumus berikut :
=sumif(c5..E19,”BA”,e5..e19)
Letakan pointer pada sel E22 kemudian ketikan rumus berikut :
=sumif(c5..E19,”BB”,e5..e19)
Letakan pointer pada sel E23 kemudian ketikan rumus berikut :
=sumif(c5..E19,”BC”,e5..e19)
Letakan pointer pada sel E24 kemudian ketikan rumus berikut :
=sumif(c5..E19,”BD”,e5..e19)
Selesai sudah latihan kita pada har ini, dan bila semuanya anda lakukan dengan benar maka akan menghasilkan table seperti berikut ini.

Selamat belajar, dan jika ada pertanyaan atau koreksi postingan ini

Pada latihan kita sebelumnya dalam memperlajari Microsoft Office Excel, sudah kit abuatkan tabel-tabel dan untuk kali ini Belajar Ilmu Komputer memberikan materi bagaimana membuat sebuah grafik dengan data yang di ambil dari tabel.

Sebagai contoh dalam praktek kita kali ini coba buatkan sebuah tabel seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

Tabel di atas menerangkan perkembangan jumlah siswa pada sebuah sekolah, mulai dari tahun 2001 hingga tahun 2005 dan dibedakan berdasarkan jenis kelamin (Pria dan Wanita).
Tugas kita setelah membuat tabel tersebut adalah membuat grafik dengan data yang diambil dari tabel tersebut.
Untuk membuat grafik dengan Microsoft Office Excel ikutilah langkah-langkah berikut ini.

Langkah pertama, klik Menu Insert-Chart sehingga muncul jendela (window) Chard Wizard step 1 of 4. Ada dua pilihan bentuk grafik yaitu Standard Types dan Custom Types, Pilih standard type. Bila menghendaki bentuk lain silahkan mencobanya nanti dengan Custom types.

Tentukan pilihan bentuk grafiknya pada Chart Type, sebagai bahan praktik kita kali ini coba gunakan tipe grafik Column dan sub typenya gunakan Clustered Column kemudian klik Next.

Pada langkah kedua (chart wizard step 2 of 4) kita menentukan data range dari sel B4 sampai sel D9 (lihat gambar).


Setelah itu klik Tab Series yang berada disebelah kanan Data Range, untuk menentukan format Series dan kategori X axis.
Untuk Series1 ganti menjadi Pria caranya klik dulu satu kali pada kata Series1 kemudian klik pada kotak kecil disebelah kanan Name kemudian klik pada judul tabel Pria selanjutnya sekali lagi klik pada kotak kecil tadi untuk kembali ke jendela series.
Kemudian pada Value-nya tentukan dari sel C5 sampai C9 caranya, klik pada kata Pria satu kali kemudian klik kotak kecil yang berada di sebelah kanan kata Value kemudian tentukan range dari sel C5 sampai sel C9 dan terakhir klik pada kotak kecil tadi untuk kembali ke jendela series.
Lakukan hal yang sama untuk Series2 menjadi Wanita serta data valuenya.


Untuk Category (X) axis labels tentukan dari sel B5 sampai sel B9, caranya klik kotak kecil di sebelah kanan kata Category (X) axis labels kemdian tentukan range mulai dari sel B5 sampai sel B9 dan terakhir klik kotak kecil untuk kembali ke menu series dan tekan Next untuk menempatkan judul grafik.

Untuk Chart Title ketiklah sebuah judul untuk grafik yang telah kita buat, sebagai contoh ketik GRAFIK PERKEMBANGAN SISWA.
Untuk Category (X) Axis ketik TAHUN dan untuk Value (Y) Axis ketik Jumlah Siswa dan Klik Finish.

Grafik yang telah anda buat sudah muncul di lembar kerja Microsoft office excel, untuk penempatan grafiknya silahkan klik dan geser serta tempatkan di tempat yang sesuai.

Catatan kaki adalah daftar keterangan khusus yang ditulis di bagian bawah setiap lembaran atau akhir bab karangan ilmiah. Catatan kaki biasa digunakan untuk memberikan keterangan dan komentar, menjelaskan sumber kutipan atau sebagai pedoman penyusunan daftar bacaan.
Sistematika penulisan

1. Catatan kaki harus dipisahkan oleh sebuah garis yang panjangnya empat belas karakter dari margin kiri dan berjarak empat spasi dari teks.
2. Catatan kaki diketik berspasi satu.
3. Diberi nomor.
4. Nomor catatan kaki diketik dengan jarak enam karakter dari margin kiri.
5. Jika catatan kakinya lebih dari satu baris maka baris kedua dan selanjutnya dimulai seperti margin teks biasa (tepat pada margin kiri).
6. Jika catatan kakinya lebih dari satu maka jarak antara satu catatan dengan catatan yang lainnya adalah sama dengan jarak spasi teks.
7. Jarak baris terakhir catatan kaki tetap 3 cm dari pinggir kertas bagian bawah.
8. Keterangan yang panjang tidak boleh dilangkaukan ke halaman berikutnya. Lebih baik potong tulisan asli daripada memotong catatan kaki.
9. Jika keterangan yang sama menjadi berurutan (misalnya keterangan nomor 2 sama dengan nomor 3, cukup tuliskan kata ibid daripada mengulang-ulang keterangan catatan kaki.
10. Jika ada keterangan yang sama tapi tidak berurutan, berikan keterangan op.cit., lih [x] [x] merupakan nomor keterangan sebelumnya.
11. Jika keterangan seperti opcit tetapi isinya keterangan tentang artikel, gunakan loc.cit.
12. Untuk keterangan mengenai referensi artikel atau buku tertentu, penulisannya mirip daftar pustaka, tetapi nama pengarang tidak dibalik (http://id.wikipedia.org/wiki/Catatan_kaki)

Bagaimana sudah bisakah anda membuat catatan kaki di Microsoft office 2007 ? atau mungkin saat ini anda sedang menulis Tugas Akhir (TA) atau tulisan ilmiah lainnya ? berikut ini bagaimana cara membuat catatan kaki pada Microsoft office 2007.
Jalankan Microsoft office word 2007
Kemudian klik pada menu References dan klik pada footnote, tepatnya disebelah kanan tulisan footnote bertanda panah ke bawah. (lihat gambar).


Sehingga muncul jendela footnote seperti pada gambar berikut.



Atur semua keperluan seperti Location, pilihan membuat footnote atau endnote, karena kita membuat footnote maka pilih Footnote, kemudian Format, tentukan format yang sesuai dengan kebutuhan misalnya catatan kaki dengan format nomor seperti I,ii,iii … dst. Atau 1,2,3 … dst, juga mengatur awal penomoran untuk footnote.
Terakhir klik Insert kemudian ketikan catatan kaki yang hendak ditempatkan di bagian bawah halaman.

Setiap perusahaan besar maupun kecil tentu mempunyai privatisasi, atau batasan-batasan tertentu dalam mengakses data berdasarkan jabatan yang seseorang atau hak akses yang di berikan kepada sorang karyawan.
Seperti contoh misalnya pada perusahaan perdagangan atau kita ambil contoh yang sederhana saja misalnya di sebuah toko penjualan alat-alat tulis kantor, tentu tidak semua orang boleh menentukan harga setiap item barang yang ada di toko tersebut.
Yang boleh mengubah menaikan atau menurunkan pada intinya adanya perubahan harga barang pad atoko tersebut sudah pasti harus di tentukan oleh seorang pemilik toko atau yang diserahkan wewenangnya untuk itu. Oleh karena itu sebaiknya data-data berupa daftar harga bagi setiap item atau barang yang ada di toko tersebut sebaiknya dilindungi atau istilah di komputer di sebut di proteksi. ada beberapa proteksi di komputer khususnya di excel dan lebih khusus lagi kita hanya membicarakan bagaimana cara memproteksi salah satu sheet pada excel.
Untuk memproteksi salah satu sheet pada excel ikuti langkah berikut ini.

Pertama buatkan sebuah tabel di sheet1 dengan ketentuan sebagai berikut :
pada cell/sel b3 ketik "Laporan Penjualan Barang" (tidak pake tanda petik)
pada sel B5 ketik "kode barang"
pada sel C5 ketik "nama barang"
pada sel D5 ketik "jumlah terjual"
pada sel E5 ketik "harga unit"
pada sel F5 ketik "total harga"

Sebagai data input (data yang harus di masukkan/input) adalah kolom "kode barang" dan "jumlah terjual" sedangkan nama barang dan harga perunit akan di peroleh dari sheet2 dengan menggunakan rumus vlookup. Ini dimaksud agar data berupa ketetapan harga satuan yang sudah ditentukan oleh pemilik toko atau seorang manajer tidak bisa diubah oleh seorang operator komputer. Jadi intinya seorang operator atau penginput data hanya bisa menginput data berupa kode barang dan jumlah barang yang terjual.
Tabel selengkapnya lihat gambar berikut.


Setelah menyelesaikan tabel pertama, sekarang buatkan tabel kedua yang nantinya akan di proteksi sehingga hanya dapat diubah bagi orang yang memiliki hak untuk mengubah pada sheet2 dengan ketentuan sebagai berikut :

Pada sel B2 ketik "kode barang"
pada sel C2 ketik "nama barang"
pada sel D2 ketik "harga barang"
masukan semua data yang ada seperti contoh pada gambar berikut ini.


Setelah selesai membuat kedua tabel yang ada di sheet1 dan sheet 2, maka sekarang buatkan rumus pada tabel pertama di sheet 1 sebagai berikut :

pada sel C6 ketik rumus : =VLOOKUP(B6,Sheet2!$B$3:$D$6,2)
copy kan rumus tersebut di sel C6 ke sel C7 sampai C17.

Pada sel E6 ketik rumus : =VLOOKUP(B6,Sheet2!$B$3:$D$6,3)
copy kan rumus tersebut di sel E6 ke sel E7 sampai E17.

Pada sel F6 ketik rumus : =D6*E6
copy kan rumus tersebut di sel F6 ke sel F7 sampai F17.

Selanjutnya kita harus memproteksi sheet2 agar tidak bisa di ubah lagi oleh siapapun selain kita yang mengetahui password itu saja yang bisa mengubah data yang ada di sheet2.
pertama adalah aktifkan dulu sheet2 dengan klik pada sheet2 lalu klik menu TOOLS dan pilih PROTECTION dan lanjutkan dengan klik pada PROTECT SHEET, maka akan tampil pada monitor menu seperti berikut :


ketikan password yang gampang diingat untuk digunakan kembali sewaktu kita hendak mengubah data yang ada di sheet2 ini dan akhiri dengan menekan OK, sehingga terlihat permintaan untuk mengisi sekali lagi password yang sama.
Ketiklah password anda sekali lagi sebagai konfirmasi dan tekan OK.



Setelah anda menekan OK maka sheet2 yang barusan di proteksi tidak bisa di ubah lagi data yang ada di dalamnya baik itu menghapus isi sel, mengubah isi sel, menghapus baris ataupun kolom, semuanya tidak akan bisa kecuali anda harus membuka kembali proteksi sheet tersebut.
Apabila anda mengtikan sesuatu ke dalam sheet2 maka akan muncul pesan seperti berikut.


Bila anda ingin mengubah kembali data-data yang ada di sheet2 maka anda harus membuka proteksi sheet2 tersebut terlebih dahulu sebelum melakukan editing atau perbaikan pada sheet2 dengan cara klik menu TOOLS, PROTECTION dan klik UNPROTECT SHEET, selanjutnya masukan password yang dimiliki pada saat membuat password proteksi dan klik OK.

Setiap perusahaan besar maupun kecil tentu mempunyai privatisasi, atau batasan-batasan tertentu dalam mengakses data berdasarkan jabatan yang seseorang atau hak akses yang di berikan kepada sorang karyawan.
Seperti contoh misalnya pada perusahaan perdagangan atau kita ambil contoh yang sederhana saja misalnya di sebuah toko penjualan alat-alat tulis kantor, tentu tidak semua orang boleh menentukan harga setiap item barang yang ada di toko tersebut.
Yang boleh mengubah menaikan atau menurunkan pada intinya adanya perubahan harga barang pad atoko tersebut sudah pasti harus di tentukan oleh seorang pemilik toko atau yang diserahkan wewenangnya untuk itu. Oleh karena itu sebaiknya data-data berupa daftar harga bagi setiap item atau barang yang ada di toko tersebut sebaiknya dilindungi atau istilah di komputer di sebut di proteksi. ada beberapa proteksi di komputer khususnya di excel dan lebih khusus lagi kita hanya membicarakan bagaimana cara memproteksi salah satu sheet pada excel.
Untuk memproteksi salah satu sheet pada excel ikuti langkah berikut ini.

Pertama buatkan sebuah tabel di sheet1 dengan ketentuan sebagai berikut :
pada cell/sel b3 ketik "Laporan Penjualan Barang" (tidak pake tanda petik)
pada sel B5 ketik "kode barang"
pada sel C5 ketik "nama barang"
pada sel D5 ketik "jumlah terjual"
pada sel E5 ketik "harga unit"
pada sel F5 ketik "total harga"

Sebagai data input (data yang harus di masukkan/input) adalah kolom "kode barang" dan "jumlah terjual" sedangkan nama barang dan harga perunit akan di peroleh dari sheet2 dengan menggunakan rumus vlookup. Ini dimaksud agar data berupa ketetapan harga satuan yang sudah ditentukan oleh pemilik toko atau seorang manajer tidak bisa diubah oleh seorang operator komputer. Jadi intinya seorang operator atau penginput data hanya bisa menginput data berupa kode barang dan jumlah barang yang terjual.
Tabel selengkapnya lihat gambar berikut.


Setelah menyelesaikan tabel pertama, sekarang buatkan tabel kedua yang nantinya akan di proteksi sehingga hanya dapat diubah bagi orang yang memiliki hak untuk mengubah pada sheet2 dengan ketentuan sebagai berikut :

Pada sel B2 ketik "kode barang"
pada sel C2 ketik "nama barang"
pada sel D2 ketik "harga barang"
masukan semua data yang ada seperti contoh pada gambar berikut ini.


Setelah selesai membuat kedua tabel yang ada di sheet1 dan sheet 2, maka sekarang buatkan rumus pada tabel pertama di sheet 1 sebagai berikut :

pada sel C6 ketik rumus : =VLOOKUP(B6,Sheet2!$B$3:$D$6,2)
copy kan rumus tersebut di sel C6 ke sel C7 sampai C17.

Pada sel E6 ketik rumus : =VLOOKUP(B6,Sheet2!$B$3:$D$6,3)
copy kan rumus tersebut di sel E6 ke sel E7 sampai E17.

Pada sel F6 ketik rumus : =D6*E6
copy kan rumus tersebut di sel F6 ke sel F7 sampai F17.

Selanjutnya kita harus memproteksi sheet2 agar tidak bisa di ubah lagi oleh siapapun selain kita yang mengetahui password itu saja yang bisa mengubah data yang ada di sheet2.
pertama adalah aktifkan dulu sheet2 dengan klik pada sheet2 lalu klik menu TOOLS dan pilih PROTECTION dan lanjutkan dengan klik pada PROTECT SHEET, maka akan tampil pada monitor menu seperti berikut :


ketikan password yang gampang diingat untuk digunakan kembali sewaktu kita hendak mengubah data yang ada di sheet2 ini dan akhiri dengan menekan OK, sehingga terlihat permintaan untuk mengisi sekali lagi password yang sama.
Ketiklah password anda sekali lagi sebagai konfirmasi dan tekan OK.



Setelah anda menekan OK maka sheet2 yang barusan di proteksi tidak bisa di ubah lagi data yang ada di dalamnya baik itu menghapus isi sel, mengubah isi sel, menghapus baris ataupun kolom, semuanya tidak akan bisa kecuali anda harus membuka kembali proteksi sheet tersebut.
Apabila anda mengtikan sesuatu ke dalam sheet2 maka akan muncul pesan seperti berikut.


Bila anda ingin mengubah kembali data-data yang ada di sheet2 maka anda harus membuka proteksi sheet2 tersebut terlebih dahulu sebelum melakukan editing atau perbaikan pada sheet2 dengan cara klik menu TOOLS, PROTECTION dan klik UNPROTECT SHEET, selanjutnya masukan password yang dimiliki pada saat membuat password proteksi dan klik OK.

Separator atau format penulisan angka yang biasa dilakukan pada microsoft office excel sering kali memang membingungkan karena format default pada microsoft office excel adalah merupakan bukan format Indonesia. Dimana format Indonesia untuk pemisah nilai ribuan adalah tanda titik dan pemisah nilai desimal adalah tanda koma, sedangkan pada keadaan default microsoft office excel adalah dengan format pemisah nilai ribuan adalah tanda koma (,) dan pemisah desimal adalah tanda titik (.).
Berikut ini adalah penulisan angka dengan format default microsoft office excel.



klik pada gambar untuk melihat ukuran sebenarnya

Nah sekarang bagaimana caranya agar mengubah format default microsoft office excel tersebut menjadi format Indonesia ? mudah koq... :)

Ikuti saja langkah berikut ini
Klik Menu Tools kemudian pilih Options sehingga muncul window/jendela Options seperti pada gambar berikut


klik pada gambar untuk melihat ukuran sebenarnya

Klik tab International dan selanjutnya hilangkan tanda centang/contreng pada tulisan Use System Separators.
Kemudian pada Decimal Separator ganti dengan tanda koma (,) serta pada Thousands Separator ganti dengan tanda Titik (.) dan akhiri dengan klik OK.


klik pada gambar untuk melihat ukuran sebenarnya


Kadangkala kita membutuhkan beberapa tabel dengan format kolom yang sama, namun kita tidak tau bagaimana caranya sehingga mempermudah kita untuk membuat dua buah tabel atau lebih sekaligus di dalam microsoft excel.
Misalkan saja kita ingin membuat tabel karyawan yang dibedakan berdasarkan unit kerja dari karyawan tersebut misalnya di sheet1 tabel untuk Sales, sheet2 untuk administrasi. Tentu kedua tabel ini membutuhkan format kolom tabel yang sama, misalnya di kolom 1 untuk nomor urut, kolom 2 untuk nama karyawan, kolom 3 untuk alamat karyawan dan kolom 4 untuk kota.
Nah sekarang bagaimana caranya ? ikuti langka berikut ini
buka/open microsoft excel, dan perhatikan pada bagian bawah lembar kerja (sheet) excel ada beberapa nama sheet yang tertera disitu.
Setelah workbook excel sudah terbuka, maka pada keadaan default sheet1 adalah sheet yang aktif sedangkan sheet yang lain tidak aktif, jadi perlu diaktifkan sehingga apa yang akan di kerjaan di sheet 1 akan terekam juga di sheet lain yang sudah kita aktifkan.
cara mengaktifkan, dalam contoh ini kita mengaktifkan sheet2 (membuat group sheet1 dan sheet2). Tekan dan tahan tombol CTRL pada keyboard, kemudian arahkan penunjuk mouse pada sheet2 dan klik satu kali, perhatikan baris judul/bagian paling atas workgroup muncul informasi [Group] yang berarti kita telah membuat dan akan bekerja pada goup baru yaitu sheet1 dan sheet2.

Setelah sheet2 aktif, sekarang anda sudah siap untuk membuat, mengetik apa saja, mengubah lebar kolom dan lebar baris di sheet1 dan dengan otomatis semuanya akan terekam di sheet2.
Sebagai contoh buatkan sebuah tabel seperti berikut, atur lebar kolom dan baris sesuaikan dengan kebutuhan.

Setelah selesai membuat tabel, sekarang giliran kita untuk membuktikan apakah apa yang telah kita buat di sheet1 sudah tersimpan di sheet2 ?
caranya, klik satu kali pada sheet2 maka akan terlihat tabel yang sama persis dengan tabel di sheet1.
Untuk me-nonaktifkan kembali sheet2, tekan tombol CTRL dan tahan lalu arahkan penunjuk mouse ke sheet2 dan klik satu kali. Perhatikan pesan [Group] pada judul workgroup akan hilang.
Coba lakukan kembali dengan 3 atau 4 sheet sekalilgus.
Untuk bekerja dengan group, di sheet manapun anda bekerja maka di sheet-sheet lain yang aktif akan ikut terekam sama seperti apa yang kita kerjakan di salah satu sheet.

Kenapa musti diketahui cara mengatur directory yang digunakan untuk penyimpnan file ? ini karena masih banyak pengguna (user) komputer khususnya yang masih pemula seringkali mengalami kehilangan file yang telah dibuatnya dari microsoft office excel atau dari program aplikasi lainnya, ini karena pengguna belum memahami fungsi dari folder itu sendiri, sehingga saat menyimpan file mereka (para pengguna) itu sendiri tidak tahu dimana aplikasi yang digunakan itu menyimpan file yang telah dibuat.
Untuk itu kita perlu menentukan folder yang mana yang harus kita simpan file agar sewaktu-waktu dibutuhkan kembali dapat dengan mudah ditemukan dalam direktori yang telah kita buat dan atur dalam microsoft office excel.
Bagaimana membuat folder ? bagi yang belum tau caranya bisa klik di sini untuk mebuat folder terlebih dahulu.

Setelah membuat folder kita kembali dalam microsoft office excel, dan melanjutkan dengan menentukan folder (folder yang telah dibuat) yang akan digunakan untuk menyimpan file-file dari microsoft office excel.
Caranya, klik Menu Tools - Options sehingga jendela atau window Options muncul seperti pada gambar berikut :



Pada window Options, klik tab General seperti terlihat dalam gambar yang sudah saya tandai dengan garis lingkar berwarna hijau.

Pada bagian bawahnya perhatikan tanda panah, di situ tertera Default File Location, yaitu pada c:\Documents and Settings (bila belum pernah diubah), ini menyatakan bahwa setiap file yang dibuat di microsoft office excel akan disimpan di folder ini.
Agar file yang dibuat di microsoft office excel tidak tersimpan di Documents and Settings, maka kita harus mengubahnya, sebagai contoh kita mengubah tempat penyimpanan file microsoft office excel pada directory TABEL yang berada di drive D.
Langkah berikutnya adalah menghapus default directory yang sedang aktif dan menggantinya menjadi D:\tabel kemudian klik OK. Lihat seperti dalam gambar berikut.



Selanjutnya apabila anda membuat tabel di microsoft office excel maka akan secara otomatis anda di arahkan untuk menyimpan file dalam directory TABEL pada drive D.
Selain menyimpan Default Directory tersebut menjadi tempat default untuk kita membuka dokumen/tabel yang pernah kita buat (Save dan Open).
Untuk membuktikan setelah mengaturnya coba jalankan perintah untuk menyimpan file dengan cara klik menu File - Save as atau Klik menu File - Open, maka kita akan di arahkan ke folder yang telah kita tentukan dalam jendela Options tadi.

Tips : sebaiknya semua dokumen/data tersimpan pada drive yang berbeda dari drive yang menyimpan sistem operasi, hal ini dimaksud agar apabila sistem operasi mengalami kerusakan atau terserang oleh virus tertentu yang menyebabkan drive tersebut harus di format ulang, maka data yang kita simpan tidak ikut terformat dan mempermudah back up data.


Hasilnya akan terlihat seperti dalam gambar di atas.





Pada latihan kita sebelumnya dalam memperlajari Microsoft Office Excel, sudah kit abuatkan tabel-tabel dan untuk kali ini Belajar Ilmu Komputer memberikan materi bagaimana membuat sebuah grafik dengan data yang di ambil dari tabel.

Sebagai contoh dalam praktek kita kali ini coba buatkan sebuah tabel seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

Tabel di atas menerangkan perkembangan jumlah siswa pada sebuah sekolah, mulai dari tahun 2001 hingga tahun 2005 dan dibedakan berdasarkan jenis kelamin (Pria dan Wanita).
Tugas kita setelah membuat tabel tersebut adalah membuat grafik dengan data yang diambil dari tabel tersebut.
Untuk membuat grafik dengan Microsoft Office Excel ikutilah langkah-langkah berikut ini.

Langkah pertama, klik Menu Insert-Chart sehingga muncul jendela (window) Chard Wizard step 1 of 4. Ada dua pilihan bentuk grafik yaitu Standard Types dan Custom Types, Pilih standard type. Bila menghendaki bentuk lain silahkan mencobanya nanti dengan Custom types.

Tentukan pilihan bentuk grafiknya pada Chart Type, sebagai bahan praktik kita kali ini coba gunakan tipe grafik Column dan sub typenya gunakan Clustered Column kemudian klik Next.

Pada langkah kedua (chart wizard step 2 of 4) kita menentukan data range dari sel B4 sampai sel D9 (lihat gambar).


Setelah itu klik Tab Series yang berada disebelah kanan Data Range, untuk menentukan format Series dan kategori X axis.
Untuk Series1 ganti menjadi Pria caranya klik dulu satu kali pada kata Series1 kemudian klik pada kotak kecil disebelah kanan Name kemudian klik pada judul tabel Pria selanjutnya sekali lagi klik pada kotak kecil tadi untuk kembali ke jendela series.
Kemudian pada Value-nya tentukan dari sel C5 sampai C9 caranya, klik pada kata Pria satu kali kemudian klik kotak kecil yang berada di sebelah kanan kata Value kemudian tentukan range dari sel C5 sampai sel C9 dan terakhir klik pada kotak kecil tadi untuk kembali ke jendela series.
Lakukan hal yang sama untuk Series2 menjadi Wanita serta data valuenya.


Untuk Category (X) axis labels tentukan dari sel B5 sampai sel B9, caranya klik kotak kecil di sebelah kanan kata Category (X) axis labels kemdian tentukan range mulai dari sel B5 sampai sel B9 dan terakhir klik kotak kecil untuk kembali ke menu series dan tekan Next untuk menempatkan judul grafik.

Untuk Chart Title ketiklah sebuah judul untuk grafik yang telah kita buat, sebagai contoh ketik GRAFIK PERKEMBANGAN SISWA.
Untuk Category (X) Axis ketik TAHUN dan untuk Value (Y) Axis ketik Jumlah Siswa dan Klik Finish.

Grafik yang telah anda buat sudah muncul di lembar kerja Microsoft office excel, untuk penempatan grafiknya silahkan klik dan geser serta tempatkan di tempat yang sesuai.

Belajar Microsoft Office Word 2003

Pengenalan Microsoft Office Word 2003

Microsoft office word adalah nama dari sebuah aplikasi yang dibuat oleh perusahaan software microsoft yang digunakan untuk membantu manusia dalam mengolah data berupa surat-menyurat atau dokumen teks. Meskipun tidak sebatas teks yang dapat dibuat dengan microsoft office word, namun tujuan utama dari aplikasi ini adalah berbasis teks.

Pada dasarnya tampilan pada semua aplikasi microsoft office seperti microsoft office excel, microsoft office power point dan microsoft office access adalah sama.
Pada baris paling atas dikenal dengan nama Title Bar, kemudian yang bertuliskan menu-menu seperti File, Edit, View, Insert, Format, Tools, Table, Window dan Help disebut dengan Baris Menu, kemudian yang berada tepat di bawah Baris Menu itu disebut dengan ToolBar.

Setelah toolbar ada yang disebut ruler line (garis mistar) yang menandakan lebar dan batas kiri (left margin) serta batas kanan (right margin) dan juga tinggi halaman yang terdiri dari top margin (batas atas) dan bottom margin (batas bawah).

Pada lembar putih yang besar adalah merupakan editing window atau jendela editing dimana ruang ini digunakan untuk mengetik dokumen atau file. Dan di bagian bawah lembar kerja terdapat drawing bar atau baris gambar yang berisi komponen-komponen yang dapat digunakan untuk menggambar pada jendela editing.

Yang paling bawah adalah status bar atau baris status yang berfungsi untuk menyampaikan informasi kepada user atau pengguna tentang halaman, posisi kursor, baris dan kolom.

Menghapus huruf, kata dan kalimat

Menghapus adalah salah satu perintah yang dapat dilakukan pada saat editing menggunakan Microsoft word, dan akan selalu digunakan dalam editing Microsoft word.
Perintah menghapus memang sangat mudah akan tetapi apabila tidak dipelajari dengan benar maka akan mengalamai kesulitan dalam editing teks/naskah karena biar bagaimanapun perintah menghapus juga sangat menentukan kecepatan suatu proses editing teks.

Menghapus huruf (character)
Menghapus huruf yang saya maksud di sini adalah perintah menghapus huruf demi huruf dalam editing naskah.

Belajar Ilmu Komputere adalah tempat belajar yang baik karena selalu menyajikan setiap artikel dengan bahasa yang sederhana dan mudah di mengerti baik oleh seorang yang masih sangat awam sekalipun bisa melakukannya dengan bantuan dengan membaca artikelnya.
Dari naskah di atas perhatikan kata Belajar Ilmu Komputere, di situ terdapat kelebihan huruf “e” yang diketik pada kata Komputere, yang seharusnya huruf “e” yang paling akhir adalah tidak ada sehingga menjadi kata Komputer.
Untuk itu kita harus melakukan penghapusan per huruf, beberapa perintah per huruf antara lain menggunakan tuts pada keyboard yaitu DEL dan BackSpace.

DEL (Delete)
Tuts DEL di dalam aplikasi Microsoft office word digunakan untuk menghapus huruf yang berada disebelah kanan kursor termasuk spasi, Maksudnya adalah apabila tuts DEL di tekan satu kali maka huruf atau spasi yang berada di sebelah kanan kursor akan terhapus.
Contohnya kita hapus huruf “e” yang terdapat dalam kata Komputere di atas.
Tempatkan terlebih dahulu kursor tepat pada huruf “e” (dalam pengelihatan seakan-akan kursor berada di antara huruf “r” dan huruf “e”) yang terakhir dalam kata Komputere, kemudian tekan tuts atau tombol DEL satu kali dan perhatikan yang terjadi adalah huruf “e” yang terakhir dalam kata Komputere akan terhapus sehingga akan menjadi kata Komputer.

BackSpace
BackSpace juga merupakan tuts atau tombol yang dalam Microsoft Office Word digunakan untuk menghapus per huruf. Berbeda dengan tombol DEL yang menghapus huruf di sebelah kanan kursor maka tombol BackSpace menghapus huruf yang berada di sebelah kiri kursor.
Sebagai contohnya coba ketikan kembali huruf “e” yang terakhir dalam kata Komputere yang telah dihapus tadi kemudian hapus kembali menggunakan tombol BackSpace, Karena BackSpace menghapus huruf yang berada di sebelah kiri kursor maka letakan terlebih dahulu kursor di sebelah kanan huruf yang akan dihapus, dalam hal ini di sebelah kanan huruf “e” yang terakhir dalam kata Komputer, kemudian tekan tombol/tus BackSpace satu kali saja maka huruf “e” akan terhapus.

Selain menghapus per huruf tombol DEL dan BackSpace juga bisa digunakan untuk menghapus per kata, namun bedanya adalah apabila menghapus per kata, maka tombol DEL maupun BackSpace harus dikombinasikan dengan tombol lain yaitu tombol CTRL (Control).
Penggunaannya sama dengan menghapus per huruf tadi, jadi apabila ingin menghapus satu kata di sebelah kanan kursor maka tempatkan dulu kursor berada disebelah kiri kata yang akan di hapus kemudian tekan tombol CTRL (tekan dan tahan dan jangan dilepas) kemudian tekan tombol DEL dan lepas kedua tombol (CTRL dan DEL), Perhatikan yang terjadi, kata yang berada di sebelah kanan kursor akan terhapus.
Begitu juga dengan menghapus satu kata di sebelah kiri kursor yaitu dengan menggunakan kombinasi tombol CTRL dan BackSpace.

Sedangkan untuk menghapus per kalimat maka kita harus terlebih dahulu menentukan kalimat yang akan dihapus dengan menandai daerah tersebut (blok). Nah untuk menandai suatu daerah bisa dilakukan dengan cara menekan kombinasi tombol SHIFT dengan tombol Panah atau bisa juga menggunakan mouse yaitu klik tahan dan geser (klik and drag).
Setelah menentukan daerah atau kalimat yang akan dihapus, barulah saatnya untuk menekan tombol DEL atau BackSpace untuk menghapus kalimat yang sudah ditentukan/diblok tadi.

Membuat dokumen baru

Membuat dokumen baru pada microsoft office word atau membuat file baru, bagi yang belum mengenal file silahkan baca di sini.

Cara membuat dokumen baru pada microsoft office word adalah sebagai berikut :

Jalankan Microsoft office word dengan klik Start-All Programs-Microsoft Office-Microsoft Office Word, sehingga masuk pada lembar kerja microsoft office word. Lihat gambar berikut



Setelah itu perhatikan pada baris menu yang terdiri dari File, Edit, View, Insert, Format, Tools, Table, Windows dan Help kesemuanya itu adalah menu-menu yang dapat digunakan dalam operasi microsoft office word.

Kali ini karena kita hendak membuat dokumen baru atau File baru maka logikanya akan kita gunakan menu File. Jadi klik menu File kemudian pilih New atau bisa juga dilakukan dengan menekan CTRL+N pada keyboard (tanpa tanda + ya) atau dengan cara klik icon New Blank Document pada ToolBars.
Setelah membuat dokumen baru, perhatikan pada baris judul yang menyatakan nama dokumen saat itu yaitu Document2, jika menekan CTRL+N kembali maka pada baris Judul ditampilkan nama dokumen baru yaitu Document3 dan seterusnya.

Nah sekarang bagaimana cara memilih dokumen tertentu untuk mengetik dokumen, misalkan anda ingin mengetik surat penawaran atau surat keterangan pada document3 maka klik menu Window kemudian pilih Document3. Selanjutnya anda sudah siap untuk mengetik surat ataupun apa saja dalam document3. Untuk kembali ke dokumen pertama (document1) lakukan klik pada menu Window kemudian pilih nama documen yang hendak di edit.

Setelah mengetik jangan lupa untuk menyimpannya dengan cara klik menu File-Save As dan ketiklah nama file yang sesuai dengan isi dokumen tersebut, misalnya surat.doc.
Dalam penulisan nama file tidak harus dilengkapi dengan extensi doc karena extensi doc ini secara otomatis diberikan oleh microsoft office word itu sendiri jadi kita hanya mengetik nama file utamanya saja yaitu surat.

Tips : Supaya semua data yang tersimpan mudah diingat, buatlah folder-folder baru yang berfungsi menyimpan file sejenis agar mempermudah dalam proses pencarian bila dibutuhkan. Bukankah komputer ini ada untuk membantu mempercepat proses kerja manusia ? Tatalah dokumen anda dalam folder-folder yang namanya identik dengan isi dari folder tersebut.

Dalam melakukan pengetikan di microsoft office word tidak terlepas dari format pengaturan tata letak teks dalam satu alinea, untuk itu sekarang kita mempelajari bagaimana cara mengatur naskah ketikan tersebut.

Ada beberapa mode pengaturan yaitu rata kiri, rata kanan, rata tengah dan rata kiri-kanan.
berikut beberapa contoh format pengaturan teks atau naskah dan cara memformatnya atau mengaturnya. Untuk mengaturnya harus dilakukan sebelum mengetik paragraf tersebut agar tidak merepotkan. (bisa juga mengetik terlebih dahulu baru diatur kemudian tetapi akan menghambat pekerjaan dalam mengetik naskah).

Contoh Pengaturan naskah rata kiri dalam satu alinea seperti berikut
Untuk pengaturan teks/naskah ketikan selalu berbeda-beda ada yang baris pertama dalam satu alinea diketik agak menjorok masuk ke dalam dibandingkan dengan baris-baris berikutnya dalam alinesa tersebut, dan ada juga yang baris pertama dalam satu alinea atau paragraph diketik agak keluar dalam alinea atau paragraph tersebut.
Cara mengaturnya adalah klik menu Format kemudian pilih Paragraph sehingga muncul window paragraph seperti gambar berikut, kemudian pada tab General-Alignment pilih left untuk pengaturan rata kiri.


Contoh Pengaturan naskah rata kanan dalam satu alinea seperti berikut
Untuk pengaturan teks/naskah ketikan selalu berbeda-beda ada yang baris pertama dalam satu alinea diketik agak menjorok masuk ke dalam dibandingkan dengan baris-baris berikutnya dalam alinesa tersebut, dan ada juga yang baris pertama dalam satu alinea atau paragraph diketik agak keluar dalam alinea atau paragraph tersebut.
Cara mengaturnya adalah klik menu Format kemudian pilih Paragraph sehingga muncul window paragraph seperti gambar berikut, kemudian pada tab General-Alignment pilih Rightt untuk pengaturan rata kanan.

Contoh Pengaturan naskah rata tengah dalam satu alinea seperti berikut
Untuk pengaturan teks/naskah ketikan selalu berbeda-beda ada yang baris pertama dalam satu alinea diketik agak menjorok masuk ke dalam dibandingkan dengan baris-baris berikutnya dalam alinesa tersebut, dan ada juga yang baris pertama dalam satu alinea atau paragraph diketik agak keluar dalam alinea atau paragraph tersebut.
Cara mengaturnya adalah klik menu Format kemudian pilih Paragraph sehingga muncul window paragraph seperti gambar berikut, kemudian pada tab General-Alignment pilih Centered untuk pengaturan rata tengah.

Contoh Pengaturan naskah rata kiri dan kanan dalam satu alinea seperti berikut
Untuk pengaturan teks/naskah ketikan selalu berbeda-beda ada yang baris pertama dalam satu alinea diketik agak menjorok masuk ke dalam dibandingkan dengan baris-baris berikutnya dalam alinesa tersebut, dan ada juga yang baris pertama dalam satu alinea atau paragraph diketik agak keluar dalam alinea atau paragraph tersebut.

Cara mengaturnya adalah klik menu Format kemudian pilih Paragraph sehingga muncul window paragraph seperti gambar berikut, kemudian pada tab General-Alignment pilih Justified untuk pengaturan rata kiri dan kanan.
Selain menggunakan perintah dari baris menu di atas anda juga bisa melakukan format paragraf ini melalui toolbar formating seperti yang terlihat dalam gambar berikut.
Bagian yang sudah saya tandai dengan garis merah adalah toolbar yang dapat digunakan sebagai pengaturan nasakah dalam paragraf.

Klik salah satu format dalam toolbar tersebut sebelum mengetikan naskahnya.

Format Font

Format font adalah perintah untuk mengatur bentuk huruf, ukuran huruf, warna huruf dan lain-lain yangberhubungan dengan huruf (font).

Untuk mengatur format font klik menu Format-Font atau menekan tombol Alt-O-F sehingga muncul jendela Font seperti gambar berikut :


Pada jendela Font terdapat tab Font, Character Spacing dan Text Effect. Font untuk mengatur huruf dan Character Spacing untuk mengatur spasi huruf dan Text Effect untuk mengatur efek dari huruf itu sendiri.

Tab Font

Perhatikan pada tab Font terdapat Font, Font Style, Size, Font Color, Underline Style, Underline Color, Effects dan Preview.

Font sendiri untuk mengubah berbagai jenis huruf yang tersedia pada Microsoft office word, Font Style untuk menentukan bentuk huruf seperti Normal (Regular), Tebal (Bold), Miring (Italic), Tebal dan Miring (Bold Italic), serta pada Size untuk menentukan ukuran daripada huruf itu sendiri dimulai dari angka paling kecil adalah huruf terkecil dan angka paling besar adalah huruf paling besar. Silahkan mencoba memilih berbagai fariasi font dan perhatikan perubahannya pada bagian Preview.

Untuk Font Color digunakan untuk menentukan warna huruf yang akan diketik dan Underline Style digunakan untuk menentukan bentuk garis bawah pada kata yang ingin digarisbawahi, demikian juga dengan underline color.

Tab Character Spacing

Spasi yang dimaksud di sini adalah jarak spasi dari huruf yang satu ke huruf yang lain atau spasi antar huruf.
Pada character spacing terdapat Scale, Spacing, Position dan Preview.
Selain mengatur dengan besar kecilnya ukuran sebuah font pada tab font di sini juga bisa di atur besar kecilnya sebuah font/huruf dalam sebuah skala (Scale) persentasi, pilihlah persentasi yang sesuai dan perhatikan pada bagian preview.

Pada Spacing ada pilihan Normal untuk jarak spasi antar huruf normal, Expanded untuk merenggangkan jarak antar huruf dan Condensed untuk mempersempit jarak antar huruf yang satu dengan huruf yang lain. Coba lakukan pemilihan antara Normal, Expanded dan Condensed dan perhatikan pada bagian preview.

Tab Text Effect
Pada bagian ini untuk mengatur efek dari huruf itu sendiri dalam bentuk animasi seperti Latar belakang huruf yang berkedip (Background Blinking) dan lain-lain.

Membuat Tabel pada Microsoft Office Word

Program Aplikasi pembuat tabel yang sangat terkenal adalah Microsoft Office Excel, namun tidak salahnya jika kita memperlajari juga bagaimana cara membuat table pada Microsoft office word. Ini karena di dalam pengetikan naskah atau surat menyurat tidak luput dari ikut sertanya sebuah table di dalam sebuah file surat.

Berikut ini saya mencoba pembahasan tentang pembuatan table pada Microsoft office word dengan memanfaatkan template atau dikenal dengan Table AutoFormat yang sudah disediakan Microsoft office word.

Dengan template/table autoformat tersebut maka kita tidak perlu lagi membuat garis-gari table ataupun warna-warna table (kecuali menginginkan warna berbeda), karena semuanya sudah tersimpan dalam template bawaan Microsoft office word.

Berikut cara membuatnya

Pada baris menu klik menu Table-Insert-Table sehingga muncul jendela Insert Table, lihat gambar di bawah ini, kemudian tentukan jumlah Kolom dan Baris dalam table tersebut misalnya jumlah kolom table adalah 4 kolom dan jumlah baris dalam table tersebut adalah 6 baris. Sehingga pada Number of Columns diisi dengan angka 4 dan number of rows diisi dengan angka 6 seperti terlihat dalam gambar berikut.


Setelah itu klik pada AutoFormat untuk memilih bentuk-bentuk atau format table yang sesuai dengan keinginan kita seperti pada gambar berikut


Dari gambar di atas saya membuat table dengan template/autoformat Table Grid 8. Anda bias mencoba menggantikannya dengan bentuk table lainnya dengan cara klik satu persatu contoh table yang ada.

Menulis rumus-rumus matematika dalam microsoft office word

Didalam melakukan pengetikan dengan menggunakan microsoft office word 2003 dengan menggunakan objek-objek yang sudah tersedia pada toolbar namun ada juga dengan cara menambahkan objek lain berupa penulisan rumus-rumus matematika seperti rumus integral, akar pangkat, himpunan, gabungan dan masih banyak lagi rumus-rumus yang bisa dituliskan pada microsoft office word.

Para pengguna komputer khususnya pengguna microsoft office word yang sudah mahir sudah tidak bingung lagi melihat penulisan rumus pada microsoft office word seperti di bawah ini.
Namun bagaimana dengan kita yang masih pemula sebagai pengguna komputer tentu sangat kebingunan dari mana harus memulai mengetikkan rumus seperti di atas.


Untuk itu berikut ini adalah cara menambahkan objek berupa rumus-rumus matematik ke dalam lembar kerja microsoft office word 2003.

Dari menu micrsoft office word 2003 klik pada menu Insert-Object seperti pada gambar berikut ini.

Sehingga ditampilkannya jendela Object seperti dalam gambar di bawah ini, kemudian klik tanda panah ke bawah untuk menemukan dan memilih Microsoft Equation 3.0 dan klik OK

Setelah itu kita akan dimunculkan sebuah jendela sebagai tempat disediakannya objek-objek berupa rumus-rumus yang dapat digunakan serta pada bagian atasnya terdapat sebuah kotak persegi panjang yang berfungsi sebagai tempat pengetikan atau penulisan rumus.
Semua rumus yang henda ditulis harus dituliskan dalam kotak persegi panjang tersebut dan bila sudah selesai silahkan klik 1 kali di luar objek atau tekan tombol Esc pada keyboard.

Bila dalam penulisan rumus terjadi kesalahan maka perlu dilakukan perbaikan atai editing yaitu dengan cara klik dua kali secara cepat (double click) pada objek (rumus) yang sudah dibuatkan sebelumnya.

Belajar HTML untuk pemula

Sebelum memulai mempraktekan HTML ada baiknya kenal terlebih dahulu apa itu HTML.

HTML (HiperText Markup Language) adalah merupakan sebuah bahasa text yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web untuk menampilkan informasi-informasi ke sebuah software browser di internet seperti internet explorer, mozila firefox dan lainnya.

Memulai HTML

Software apakah yang digunakan untuk menulis bahasa HTML ? untuk menulis bahasa html biasa digunakan software bawaan windows yaitu notepad tetapi bisa juga menulis HTML pada Microsoft Front Page, DOS Edit.

Untuk membuat sebuah bahasa HTML pada notepad harus disimpan (save) dengan akhiran atau extensi html agar bisa dibaca oleh web browser, sebagai contoh latihan1.html.

Menjalankan HTML

Setelah membuat sebuah proyek HTML dengan cara mengetik pada notepad, selanjutnya HTML tersebut coba dijalankan dengan menggunakan sotware browser yang ada pada komputer anda, misalnya Internet Explorer yang merupakan bawaan windows, atau bisa juga dengan firefox, gunakan salah satunya.

Cara membuka file HTML

Jalankan wbe browser anda (IE atau firefox), jika menggunakan Internet Explorer, maka klik menu File kemudian pilih Open, selanjutnya cari file html yang barusan anda buat kemudian klik open. Apabila menggunakan firefox maka klik menu File kemudian pilih Open File, selanjutnya cari file html yang sudah dibuatkan tadi kemudian klik Open.

Itu adalah langkah-langkah dalam membuat bahasa html hingga menjalankannya pada web browser.

bentuk dasar dari html adalah :



<br>Judul HTML pertamaku<br>


body/isi HTML pertamaku.



Untuk mencoba sebuah proyek html anda yang baru, coba buka notepad kemudian ketikan kode di atas dan simpan (save) dengan nama file latihan1.html kemudian coba jalankan pada browser (Internet Explorer/Mozilla Firefox) di komputer anda.

Belajar HTML untuk pemula (bagian 2)

10 August 2009

Heading atau Judul

Untuk membuat heading atau judul pada HTML terdiri dari :

  1. Judul 1

  2. Judul 2

  3. Judul 3

  4. Judul 4

  5. Judul 5
  6. Judul 6

Penjelasannya :

....

adalah merupakan penulisan judul dengan ukuran huruf yang paling besar dan untuk

...

dan seterusnya sampai
...
adalah judul kedua sampai dengan judul keenam dengan ukuran huruf semakin besar nilainya maka semakin kecil ukuran hurufnya.

Sebagai praktek buatkan atau ketik kode HTML berikut ini pada notepad kemudian simpan dengan nama file praktek2.html kemudian buka atau jalankan pada web browser anda dan perhatikan hasil yang terjadi.

Judul Baris Pertama


Judul Baris Kedua


Judul Baris Ketiga


Judul Baris Keempat


Judul Baris Kelima

Judul Baris Keenam


Dan hasilnya akan terlihat seperti berikut :

Judul Baris Pertama


Judul Baris Kedua


Judul Baris Ketiga


Judul Baris Keempat


Judul Baris Kelima

Judul Baris Keenam

Belajar HTML untuk pemula (bagian 3)

15 August 2009

Bentuk HTML tabel pada dasarnya adalah seperti berikut

kolom1 kolom2
kolom1 kolom2


Penjelasan

dan adalah merupakan batasan area HTML untuk tabel.
dan menyatakan batasan untuk sebuah baris dalam table.
dan adalah batasan untuk data dalam sebuah sel tabel, pada bentuk penulisan HTML di atas pada kata "kolom1" dan "kolom2" yang pertama menyatakan posisi sel kolom1 baris1 dan kolom2 baris1 sedangkan untuk kata "kolom1" dan "kolom2" yang kedua adalah menyatakan posisi sel berada pada kolom1 baris2 dan kolom2 baris2.

Contoh

Penambahan border="1" adalah dengan maksud memberikan batasan antar setiap sel dengan sbuah garis atau tabel bergaris, jika tabel dibuat tidak bergaris maka tinggal menghilangkan penulisan border. Angka 1 pada kata border="1" menyatakan nilai atau ukuran garis pada tabel tersebut, semakin besar nilainya maka semakin besar pula garisnya. ketiklah contoh di atas pada notepad kemudian simpan dengan nama file latihan3.html dan coba jalankan dari browser pada komputer anda. Hasilnya jika di jalankan pada browser akan terlihat seperti di bawah ini :

Belajar HTML untuk pemula (bagian 4)

01 September 2009

Format Teks HTML Paragraph atau alinea dalam bahasa indonesianya yang memiliki tag untuk awal paragraf sedang untuk tag penutup adalah . penulisan sintaksnya adalah : ................... tag memiliki attribut align yang memiliki nilai left, right dan center dan sintaksnya sebagai berikut :
...................
contoh :
Ini adalah HTML rata tengah
Ini adalah HTML rata kanan
Ini adalah HTML rata kiri
ketiklah contoh di atas pada notepad kemudian simpan dengan nama file format.html dan coba jalankan pada browser dan lihat hasilnya. Font atau huruf memiliki tag dengan attribute color, face dan size, sintaksnya akan menjadi ini HTML font
baris1 kolom1 baris1 kolom2
baris2 kolom1 baris2 kolom2
baris3 kolom1 baris3 kolom2

Mencegah Baterai Laptop, Handphone Drop

Sebenarnya sebelum saya menuliskan artikel ini saya sendiri sudah kena juga karena laptop saya sekarang hanya bisa bertahan 1800 detik alias 30 menit. Meski sebelumnya saya sudah tau tipsnya tapi kadang "Males" itu datang meski hanya melepas koneksi listrik saja ogah..akhirnya begini jadinya.

Baterai laptop maupun handphone (hp) sama-saja dalam penggunaannya, apabila sering digunakan maka sudah pasti akan mudah sekali drop. Semakin sering digunakan untuk berbicara maka semakin cepat baterai itu drop begitu juga dengan laptop semakin sering digunakan untuk menjalankan aplikasi-aplikasi tentu semakin cepat pula baterai laptop tersebut drop.

Lalu bagaimana mengatasinya agar tidak drop, apa tidak boleh telpon (berbicara) hanya sms aja, atau laptopnya hanya ditonton aja gak usah digunakan ? hahahaha... gak usah beli aja sekalian biar gak repot ngerawat ya hehehe..

Begini.... meskipun tidak total mengamankan baterai secara utuh akan tetapi dengan sedikit tips ini bisa membantu mengurangi beban baterai yang dipaksakan untuk bekerja, dan berikut tipsnya.


Tips yang pertama proses charge (cas), proses ini perlu diperhatikan, apabila selama proses charge berlangsung, selalu perhatikan lampu indikator pada handphone atau laptop yang menandakan bahwa batterai sedang diisi/dicharge yang biasanya ditandai dengan lampu berwarna orange atau kuning dan apabila sudah penuh maka lampu indikator berubah menjadi warna hijau (sesuaikan dengan warna lampu indikator untuk hp dan laptop anda).
Nah selama lampu indikator masih berwarna orange, maka biarkan saja kabel power yang terpasang atau terhubung dari laptop atau hp ke listrik tetap terpasang, namun apabila lampu indikatornya sudah berubah menjadi warna hijau atau biru segeralah melepaskan kabel power yang terhubung dari laptop atau hp ke listrik. Hal ini untuk menghindari pemaksaan sistem charge. Setelah melepas maka lampur indikator charge ini akan mati karena daya yang digunakan adalah daya dari baterai.
Setelah menggunakan sekian lama dan ada tanda bahwa baterai sudah melemah (jangan biarkan sampai habis sama sekali/laptop atau hp mati) kembali dicharge agar baterai kembali terisi.

Itu tadi tips untuk charge-nya, berikut ini tips untuk penggunaan softwarenya.

Selain cara charge yang benar di atas, kita juga harus pintar-pintar memilih aplikasi-aplikasi yang ringan untuk di jalankand di laptop atau handphone. Dengan memilih aplikasi yang ringan tentu mengurangi beban pemakaian daya pada laptop maupun hp.

Sebagai contoh sederhana misalnya menggunakan browser yang lebih ringan, tidak memasang animasi berlebihan pada tampilan desktop windows begitu juga dengan handphone, semakin banyak animasi yang aktifkan pada hp atau laptop maka daya yang dibutuhkan pun semakin besar sehingga menguras daya dari batterai semakin cepat pula.

Meski hanya sedikit tips di atas namun saya berharap bisa bermanfaat.

Save dan Open File

Save dan Open file adalah dua buah perintah untuk menyimpan dan membuka file atau dokumen. Dilihat dari fungsinya memang hanya menyimpan dan membuka file akan tetapi apabila salah menggunakan perintah ini dapat menyebabkan hilangnya data. Tidak semua orang hati-hati dalam menyimpan file kadangkala ada semacam peringatan yang muncul apabila kita menggunakan perintah penyimpnana tersebut namun tidak dibaca lagi dan langsung klik OK atau YES.

Kenapa artikel yang tidak penting ini saya posting...karena saya rasa tidak penting untuk kita yang sudah biasa menggunakan kedua perintah ini, namun bagaimana dengan saudara kita yang masih pemula menggunakan perintah ini, seperti yang saya lihat sendiri pada salah seorang pengguna microsoft office excel, yang katanya filenya sudah diketik dan disimpan namun keesokan harinya dibuka kembali selalu kosong. Usut punya usut ternyata orang ini membuka filenya menggunakan perintah Save As dan hasilnya adalah Workbook kosong disimpan dan menimpah isi file yang sudah dibuatkan sebelumnya.

Kejadiannya seperti ini, seseorang membuat sebuah file microsoft office excel dengan nama file latihan1.xls dan isinya dibuatkan tabel serta isi tabelnya. kemudian file tersebut disimpan dengan nama file latihan1.xls.



Keesokan harinya orang ini mengaktifkan microsoft office excel kemudian dari menu file klik File-Save As dan pilih file yang sudah dibuatkan kemarin kemudian klik Save kemudian Yes.
Orang ini tidak sadar bahwa sebenarnya orang ini sedang membuka file akan tetapi orang ini sedang menimpah file yang sudah dibuat kemarin dengan workbook blank atau kosong.

Lucu bukan cerita di atas namun cerita di atas adalah benar terjadi dan saya harapkan agar dengan adanya artikel ini tidak ada lagi saudara kita yang mengalami maslaah seperti ini. Belajarlah dengan sabar dan perlahan-lahan hingga mengerti kedua perintah tersebut agar tidak menjadi bumerang bagi diri anda sendiri.

Kejadian seperti ini saya yakin tidak hanya terjadi pada para pemula pengguna komputer saja tetapi bisa saja terjadi pada kita yang sudah biasa menggunakan komputer sekalipun kalau dilakukan dengan terburu-buru dan  tanpa membaca terlebih dahulu.

Meskipun komputer merupakan sarana yang sangat pintar namun tetap saja semuanya tergantung pada data yang dimasukan ke komputer. Data atau perintah yang dimasukan ke komputer itu salah maka hasilnyapun akan salah.

Pesan NTLDR is missing dan Cara Mengatasinya

NTLDR is missing
Press Ctrl+Alt+Del to restart

Pesan di atas sering dialami oleh pemakai komputer dan saya sendiri pernah mengalaminya, jika anda pernah menemukan masalah ini, maka kemungkinan penyebabnya adalah sebagai berikut :
Mematikan komputer dengan tidak melakukan shutdown dengan benar, BIOS setup tidak benar, terserang virus, instalasi program tertentu kesalahan dalam instalasi program tertentu dan lain-lain sehingga menyebabkan rusaknya sistem operasi.

NTLDR sendiri kepanjangannya adalah NT Loader adalah file program yang tersimpan dalam harddisk drive boot sector.

Cara menanggulangi masalah tersebut.

Untuk anda pengguna sistem operasi windows XP dengan file sistem FAT32

Boot komputer anda dengan sistem operasi windows 98 untuk masuk ke prompt drive.
Setelah masuk ke prompt drive ikuti perintah berikut ini

ketik copy e:\i386\ntldr c:\ ENTER (asumsi bahwa drive untuk CD-ROM adalah drive E)
ketik copy e:\i386\ntdetect.com c:\ ENTER

kemudian keluarkan cd dari dalam cr-rom dan restart komputer anda.

Untuk anda pengguna sistem operasi windows XP dengan file sistem NTFS

Boot komputer dengan CD windows xp hingga muncul

Welcome to Setup.

This portion of the Setup program prepares Microsoft (R)
Windows(R) XP to run on your computer.

. To set up Windows XP now,press ENTER.
. To repair a Windows XP installation using
Recovery Console, press R.
. To quit Setup without installing Windows XP, press F3.

Tekan tombol R pada keyboard untuk memperbaiki sistem operasi windows xp hingga muncul pesan

Microsoft Windows XP(TM) Recovery Console.
The Recovery Console provides system repair and recovery functionality.
Type EXIT to quit the Recovery Console and restart the computer.

1: C:\WINDOWS

Which Windows installation would you like to log onto
(To cancel, press ENTER)?

Tekan 1 kemudian ENTER

Muncul pesan

Type the Administrator password :

Masukan password administrator, jika anda tidak pernah membuat password adsministrator maka tekan ENTER.

bila muncul C:\Windows> ikuti langkah berikut :

ketik copy E:\i386\ntldr c:\ ENTER (Asumsi bahwa drive untuk CD-ROM adalah drive E)
ketik copy E:\i386\ntdetect.com c:\ ENTER

perhatikan tulisan yang berwarna orange adalah perintah yang harus di ketik pda prompt drive, sedangkan ENTER yang dimaksud adalah menekan tombol ENTER pada keyboard.

Perintah DOS untuk memformat disk

Bagaimana caranya untuk memformat sebuah disket, hard disk, flash disk atau yang lainnya, di bawah ini adalah contoh perintah yang diberikan pada DOS prompt.

FORMAT volume [/FS:file-system] [/V:label] [/Q] [/A:size] [/C] [/X]
FORMAT volume [/V:label] [/Q] [/F:size]
FORMAT volume [/V:label] [/Q] [/T:tracks /N:sectors]
FORMAT volume [/V:label] [/Q] [/1] [/4]
FORMAT volume [/Q] [/1] [/4] [/8]
  • volume : Specifies the drive letter (followed by a colon), mount point, or volume name.
  • /FS : filesystem Specifies the type of the file system (FAT, FAT32, or NTFS).
  • /V : label Specifies the volume label.
  • /Q : Performs a quick format.
  • /C : Files created on the new volume will be compressed by default.
  • /X : Forces the volume to dismount first if necessary. All opened handles to the volume would no longer be valid.
  • /A : size Overrides the default allocation unit size. Default settings are strongly recommended for general use. NTFS supports 512, 1024, 2048, 4096, 8192, 16K, 32K, 64K. FAT supports 512, 1024, 2048, 4096, 8192, 16K, 32K, 64K, (128K, 256K for sector size > 512 bytes). FAT32 supports 512, 1024, 2048, 4096, 8192, 16K, 32K, 64K, (128K, 256K for sector size > 512 bytes). Note that the FAT and FAT32 files systems impose the following restrictions on the number of clusters on a volume : FAT: Number of clusters <= 65526, FAT32 : 65526 <>
  • /F:size : Specifies the size of the floppy disk to format (160, 180, 320, 360, 640, 720, 1.2, 1.23, 1.44, 2.88, or 20.8).
  • /T : tracks Specifies the number of tracks per disk side.
  • /N : sectors Specifies the number of sectors per track
  • /1 : Formats a single side of a floppy disk.
  • /4 : Formats a 5.25-inch 360K floppy disk in a high-density drive.
  • /8 : Formats eight sectors per track.

Perintah DOS Copy file

Banyak cara untuk memperbanyak, menggandakan atau membackup file-file. Pada saat ini sudah banyak utility yang bisa digunakan untuk meng-copy file, namun tidak salah bila kita juga harus mengetahui perintah-perintah DOS (Disk Operating System), seperti menggandakan file atau sering disebut meng-copy file.

Ada beberapa perintah di DOS Prompt yang sering digunakan antara lain : COPY, DIR (derectory), DEL (delete), MD (make directory), RD (remove directory), LABEL, FORMAT.
Pada postingan ini hanya perintah untuk meng-copy saja sedangkan untuk perintah yang lainnya akan menyusul.

Sebelum menjalankan perintah copy ada baiknya kita mengenal dulu yang namanya prompt drive dimana, prompt drive ini merupakan tempat untuk diketikan perintah dar user untuk komputer termasuk perintah meng-copy file.
Yang dimaksud dengan prompt drive yaitu tanda C:\>

C: pada tanda di atas menyatakan drive yang sedang aktif yaitu drive C, sedangkan tanda \> menyatakan root directory. Apabila tidak sedang dalam root directory maka akan ditambahkan nama sebuah folder di anatar tanda \ (back slash) dan tanda > (lebih besar). Misalkan saja kita berada dalam folder data maka prompt drive akan terlihat seperti : C:\DATA>

Mari kita mulai dengan perintah COPY
Semua perintah DOS tidak berpengaruh terhadap penggunaan huruf besar dan kecil (no case sensitif).
Format perintah COPY adalah : COPY drive_source:nama_file drive tujuan

Contoh : C:\>copy C:command.com d:
artinya menggandakan file COMMAND.COM yang berada di drive C:\> ke drive D:\> sehingga file COMMAND.COM berada di drive C:\> juga berada di drive D:\> (dua buah file yang sama)

Perintah DOS selain menuliskan nama file langsung, bisa juga menggunakan karakter khusus pengganti yaitu tanda * (bintang) dan tanda ? (tanya).

Cara penggunaan tanda * dan tanda ? dapat dilihat dalam beberapa contoh berikut :

copy c:*.COM D:
artinya meng-copy file-file yang ada di drive C dengan nama file bebas tetapi harus berekstensikan COM ke drive D

copy D:COM?????.* c:
artinya meng-copy file-file yang tiga huruf depannya COM dan nama file selanjutnya (yang diwakili tanda tanya) bebas serta ekstensinya (yang diwakili bintang) bebas dari drive D ke drive C

copy D:??m*.?A* c:
artinya meng-copy file-file yang berada di drive D dengan nama file huruf ke tiga adalah huruf m dan ekstensi huruf kedua adalah huruf a dari drive d ke drive c.

selamat mencoba dengan mengembangkan perintah yang ada

Perintah DOS (Disk Operating System Command)

APPEND : Causes MS-DOS to look in other directories when editing a file or running a command.

ARP : Displays, adds, and removes arp information from network devices
ASSIGN : Assign a drive letter to an alternate letter
ASSOC : View the file associations
AT : Schedule a time to execute commands or programs.
ATMADM : Lists connections and addresses seen by Windows ATM call manager.
ATTRIB : Display and change file attributes.
BATCH : NRecovery console command that executes a series of commands in a file.
BOOTCFG : Recovery console command that allows a user to view, modify, and rebuild the boot.ini
BREAK : Enable / disable CTRL + C feature.
CACLS : View and modify file ACL's.
CALL : Calls a batch file from another batch file.
CD : Changes directories.
CHCP : Supplement the International keyboard and character set information.
CHDIR Changes directories.
CHKDSK : Check the hard disk drive running FAT for errors.
CHKNTFS : Check the hard disk drive running NTFS for errors.
CHOICE : Specify a listing of multiple options within a batch file.
CLS : Clears the screen.
CMD : Opens the command interpreter.
COLOR : Easily change the foreground and background color of the
MS-DOS window.
COMP : Compares files.
COMPACT : Compresses and uncompress files.
CONTROL : Open control panel icons from the MS-DOS prompt.
CONVERT : Convert FAT to NTFS.
COPY : Copy one or more files to an alternate location.
CTTY : Change the computers input/output devices.
DATE : View or change the systems date.
DEBUG : Debug utility to create assembly programs to modify hardware settings.
DEFRAG : Re-arrange the hard disk drive to help with loading programs.
DEL : Deletes one or more files.
DELETE : Recovery console command that deletes a file.
DELTREE : Deletes one or more files and/or directories.
DIR : List the contents of one or more directory.
DISABLE : Recovery console command that disables Windows system services or drivers.
DISKCOMP : Compare a disk with another disk.
DISKCOPY : Copy the contents of one disk
DOSKEY : Command to view and execute commands that have been run in the past.
DOSSHELL : A GUI to help with early MS-DOS users.
DRIVPARM : Enables overwrite of original device drivers.
ECHO : Displays messages and enables and disables echo.
EDIT : View and edit files.
EDLIN : View and edit files.
EMM386 : Load extended Memory Manager.
ENABLE : Recovery console command to enable a disable service or driver.
ENDLOCAL : Stops the localization of the environment changes
enabled by the setlocal command.
ERASE : Erase files
EXPAND : Expand a Microsoft Windows file back to it's original format.
EXIT : Exit from the command interpreter.
EXTRACT : Extract files from the Microsoft Windows cabinets.
FASTHELP : Displays a listing of MS-DOS commands and information about them
FC : Compare files.
FDISK : Create the partitions on the hard disk drive.
FIND : Search for text within a file.
FINDSTR : Searches for a string of text within a file.
FIXBOOT : Writes a new boot sector.
FIXMBR : Writes a new boot record to a disk drive.
FOR : Boolean used in batch files.
FORMAT : Command to erase and prepare a disk drive.
FTP : Command to connect and operate on a FTP server.
FTYPE : Displays or modifies file types used in file extension
asociations.
GOTO : Moves a batch file to a specific label or location.
GRAFTABL : Show extended characters in graphics mode.
HELP : Display a listing of commands and brief explanation.
IF : Allows for batch files to perform conditional processing.
IFSHLP.SYS : 32-bit file manager.
IPCONFIG : Network command to view network adapter settings and assigned values.
KEYB : Change layout of keyboard.
LABEL : Change the label of a disk drive.
LH : Load a device driver in to high memory.
LISTSVC : Recovery console command that displays the services and drivers.
LOADFIX : Load a program above the first 64k.
LOADHIGH : Load a device driver in to high memory.
LOCK : Lock the hard disk drive.
LOGON : Recovery console command to list installations and enable administrator login.
MAP : Displays the device name of a drive.
MD : Command to create a new directory.
MEM : Display memory on system.
MKDIR : Command to create a new directory.
MODE : Modify the port or display settings.
MORE : Display one page at a time.
MOVE : Move one or more files from one directory to another DIRECTORY
MSAV : Early Microsoft Virus scanner.
MSD : Diagnostics utility.
MSCDEX : Utility used to load and provide access to the CD-ROM.
NBTSTAT : Displays protocol statistics and current TCP/IP connections using NBT
NET : Update, fix, or view the network or network settings
NETSH : Configure dynamic and static network information from MS-DOS.
NETSTAT : Display the TCP/IP network protocol statistics and information.
NLSFUNC : Load country specific information.
NSLOOKUP : Look up an IP address of a domain or host on a network.
PATH : View and modify the computers path location
PATHPING : View and locate locations of network latency
PAUSE : command used in batch files to stop the processing of a command.
PING : Test / send information to another network computer or network device .
POPD : Changes to the directory or network path stored by the pushd command.
POWER : Conserve power with computer portables.
PRINT : Prints data to a printer port.
PROMPT : View and change the MS-DOS prompt.
PUSHD : Stores a directory or network path in memory so it can be returned to at any time.
QBASIC : Open the QBasic.
RD : Removes an empty directory.
REN : Renames a file or directory.
RENAME : Renames a file or directory.
RMDIR : Removes an empty directory.
ROUTE : View and configure windows network route tables.
RUNAS : Enables a user to execute a program on another
computer.
SCANDISK : Run the scandisk utility.
SCANREG : Scan registry and recover registry from errors.
SET : Change one variable or string to another.
SETLOCAL : Enables local environments to be changed without affecting anything else.
SHARE : Installs support for file sharing and locking capabilities.
SETVER : Change MS-DOS version to trick older MS-DOS programs.
SHIFT : Changes the position of replaceable parameters in a batch program.
SHUTDOWN : Shutdown the computer from the MS-DOS prompt.
SMARTDRV : Create a disk cache in conventional memory or extended memory.
SORT : Sorts the input and displays the output to the screen.
START : Start a separate window in Windows from the MS-DOS prompt.
SUBST : Substitute a folder on your computer for another drive letter.
SWITCHES : Remove add functions from MS-DOS.
SYS : Transfer system files to disk drive.
TELNET : Telnet to another computer / device from the prompt.
TIME : View or modify the system time.
TITLE : Change the title of their MS-DOS window.
TRACERT : Visually view a network packets route across a network.
TREE : View a visual tree of the hard disk drive.
TYPE : Display the contents of a file.
UNDELETE : Undelete a file that has been deleted.
UNFORMAT : Unformat a hard disk drive.
UNLOCK : Unlock a disk drive.
VER : Display the version information.
VERIFY : Enables or disables the feature to determine if files have been written properly.
VOL : Displays the volume information about the designated drive.
XCOPY : Copy multiple files, directories, and/or drives from one location to another.
TRUENAME : When placed before a file, will display the whole directory in which it exists
TASKKILL : It allows you to kill those unneeded or locked up applications