Jumat, 28 Januari 2011

Situs Download ebook Gratis

Dalam situs ini lumayan Penyajiannya , silahkan download sepuasnya ,
tapi jangan lupa daratan ntar nggak puas-puas nantinya ..
selamat berselanjar.....ok
salam


http://www.2dix.com/pdf2011/2makalah-sistem-kerja-arsitektur-sistem-komputer-pdf.php

http://www.4shared.com/get/MG-iRdZ5/Arsitektur_Komputer_Mikro.html

PENGAMATAN AWAL, KEBUTUHAN ANALISIS


Pendahuluan
Analisis dan rancangan sistem informasi merupakan bagian atau tahapan pengembangan sistem. Tahapan-tahapan pengembangan sistem informasi berhubungan dengan yang lain untuk membentuk suatu siklus.
Tahapan analisis sistem merupakan tahapan yang sangat penting karena kesalahan di dalam tahapan ini akan menyebabkan kesalahan pada tahapan selanjutnya. Proses analisis sistem dalam pengembangan sistem informasi merupakan suatu prosedur yang dilakukan untuk pemeriksaan masalah dan penyusunan pemecahan masalah yang timbul serta membuat spesifikasi sistem yang baru (Tata Sutabri, 2004: 88).Konsep Sistem Investigasi : Analysis :
Masalah(problem) adalah kesenjangan perbedaaan (gap) antara tujuan sistem  dan kondisi sistem yang sebenarnya, 
dengan pengertian lain kenapa sistem  gagal untuk mencapai tujuan sistem yang telah ditentukan sebelumnya.
 Untuk mengetahui hal-hal apa saja yang telah menyebabkan kegagalan sistem, 
maka seorang analis sebaiknya melakukan investigasi lebih dahulu sebelum  melakukan 
tindakan untuk memperbaiki sistem. Dengan investigasi, seorang analis akan lebih memahami masalah dan alur
sistemnya lebih mendalam, meskipun dalam detect problem sudah diketahui
permasalahannya tetapi masih menggambarkan garis besarnya saja.
 Banyak laporan dalam deteksi masalah mungkin tidak benar-benar nyata atau tidak dapat dipecahkan. Hal tersebut mungkin dikarenakan :
a. Tujuan yang terlalu ideal sehingga sulit atau mungkin tidak akan tercapai.
b. Sistem tidak dapat dikembangkan karena kekurangan sumberdaya, sikap atau 
   keduanya.
c. Pengukuran sistem yang tidak akurat.
d. statement of goals is dated.
e. the gap between the ideal and the current system is temporary and will decrease given patience.

Dalam tahap problem solving, sebaiknya memberikan penjelasan tentang :
a. Penjabaran kondisi sistem yang berjalan melalui kegiatan investigasi secara rinci.
b. Mendapatkan konsensus sistem yang ideal.
c. Mengembangkan beberapa alternatif untuk mengurangi perbedaan (gap) 
   antara sistem yang ideal dengan sistem yang sedang berjalan.
d. Memilih alternatif yang terbaik dan menjualnya ke manajemen.
Tugas mulai point b sampai d akan memakan waktu yang cukup lama termasuk  biaya yang dibutuhkan. 
Tujuan dari investigasi adalah untuk memantapkan  atau menunjukkan masalah yang sebenarnya terjadi
 disamping sebagai cara seorang analis untuk mengerti sistemnya secara mendalam.

Kendala dalam sistem investigasi
Dalam melakukan investigasi terdapat beberapa hambatan atau kendala yang akan terjadi , diantaranya masalah :
a. time
Analis kekurangan sumber daya (resource) waktu, sehingga hanya melakukan sebagian kegiatan
investigasi. Biasanya waktu berhubungan dengan masalah biaya yang dibutuhkan.
b. cost
Seringkali biaya yang dikeluarkan berhubungan dengan lamanya waktu untuk kegiatan
investigas, sehingga manajemen akan memberikan batasan biaya.
c. knowledge
Manager sistem informasi cenderung menyuruh analis yunior yang belum memiliki keahlian
teknis atau pengetahuan yang cukup, sehingga akan berdampak pada
hasil investigasi yang kurang mendalam,matang atau lengkap.
d. politics
Manajemen atau pihak-pihak tertentu mungkin menyebarkan isu-isu yang tujuannya untuk
menghambat kegiatan investigasi.
e. interference
Adalah terdapatnya pihak-pihak yang berusaha campur tangan atau mengatur dalam kegiatan
investigas sehingga akan menganggu atau menimbulkan kekacauan.

Rekomendasi

Hasil dari investigasi adalah sebuah rekomendasi, yang salah satunya adalah 
sebagai berikut :
a. Tidak mengambil tindakan apapun karena tidak ditemukan masalah. 
   Hal tersebut dapat terjadi karena mungkin dalam preliminary report, 
   masalahnya dibuat-buat sehingga pada saat dilakukan investigasi masalah-
   masalahnya tersebut tidak terjadi atau tidak ditemukan.
b. Melakukan pemeliharaan sistem  untuk masalah-masalah yang kecil. 
   Pemeliharaan sistem yang dilakukan setiap hari (periode pendek) akan 
   membantu meminimalkan masalah-masalah yang muncul sehingga cepat untuk 
   ditangani dan selalu terkontrol secara baik.
c. Meningkatkan kemampuan atau ketrampilan pemakai didalam menjalankan atau 
   menggunakan sistem informasi.
d. Mempertimbangkan untuk modifikasi sistem secara total, sehingga perlu 
   pemikiran untuk menggantinya dengan sistem yang baru.
e. Menempatkan masalah yang terjadi kedalam rencana pengembangan sistem yang segera dilakukan.
TAKTIK INVESTIGASI
Mengapa perlu taktik?
§  Menemukan semua masalah
§  Mengetahui penyebab munculnya masalah
§  Menentukan solusi yang tepat
Dilakukan supaya semua elemen sistem dapat menerima penawaran solusi tanpa mengganggu aktivitas mereka
Beberapa taktik yang dapat dilakukan:
Taktik investigasi
a. listen, do not lecture.
   Jika anda tahu semua jawaban, pasti anda tidak akan melakukan investigasi. 
   Sehingga dalam kegiatan investigasi sebaiknya memberikan waktu yang cukup 
   bagi pihak manajemen atau pemakai untuk menjelaskan secara lengkap dan 
jelas dan analis sistem jangan terlalu mendominasi pembicaraan.
b. do not presolve the problem.
   Artinya jangan berusaha menunjukkan pemikiran untuk memecahkan masalah, 
   sebelum seluruh kegiatan investigasi selesai dilakukan, sehingga menghindarisolusi-solusi yang sebagian-sebagian.
c. compare stories.
   Berbeda orang berarti berbeda pandangan terhadap masalah yang sama, sehingga perlu melibatkan supervisor 
   dan bawahan dalam memberikan pandangan masalah secara jelas dan dapat dipercaya.
   Sebaiknya tidak mendengarkan dari 1 sumber sehingga hanya ada 1 pandangan (opionio). 
   Ketika pemakai memiliki perbedaan pandangan, sebaiknya cari perbedaannya dan kemudian mencari 
   pandangan yang memiliki kesamaan. 

d. look for reluctant responses.
   Keengganan memberikan tanggapan mengindikasikan sesuatu yang disembunyikan. 
   Terlalu banyak masalah sistem dapt juga menyebabkan kebingungan sehingga 
tidak mampu menjelaskan secara lengkap.
e. probe for logical inconsistencies.
   Inkonsistensi logikal adalah penghentian flow data dimana data tersebut hilang, 
atau secara tiba-tiba muncul data tertentu. Beberapa hal yang berhubungan dengan masalah ini :
   * Ada data masukkannya tetapi tidak ada output (black hole).
* Ada output tetapi tidak ada data masukannya (miracles)
f. observe your effect.
   Memperhatikan perbedaan dari pemakai ketika anda hadir dan saat anda tidak hadir.
   Penilaian secara langsung disebut dengan internal probe. Sedangkan external probe adalah
   penilaian yang dilakukan tanpa diketahui oleh siapapun (searching external material),
   seperti dengan menganalisa laporan, sejarah permasalah terdahulu, dan sumber-sumber investigasi sekunder lainnya.
g. expect hard, boring work.
   Jadilah detektif yang profesional dan sabarlah dalam menangani permasalahan sistem
secara bertahap.dan berkesinambungan.
h. avoid politics.
   your mission is fact, not judgement.

Teknik investigasi

Teknik investigasi meliputi kegiatan :
a. direct (internal) probes 
   Yaitu untuk mengetahui secara langsung apa yang terjadi dalam lingkungan 
   pemakai. Mereka mengijinkan anda untuk memperhatikannya langsung tanpa 
   melalui pihak-pihak tertentu (interpreter).  Internal probes merupakan 
   sumber kekacauan (disruptive), karena timbul perbedaan sikap. Internal 
   probes digunakan sebagai pengkayaan (a richer) dan kelompok pembenar dari 
   fakta yang terjadi (truer group of facts). Terdapat tiga teknik untuk 
   melakukan investigasi langsung, yaitu dengan :
   * questionnaires.
     Teknik ini sangat tepat, apabila dalam investigasi memiliki kendala 
     waktu dan biaya. Meskipun mendapatkannya dari responde melalui blangko 
     isian. Adapun hal-hal dalam kuesioner kondisi akan penjelasannya akan 
     berbeda apabila dilakukan tatap muka langsung (face to face interview). 
     Hal terbaik dari kuesioner adalah sebagai dokumen yang dapat menunjukkan 
     perbedaan-perbedaan yang terjadi pada responden.  
   * interview.
     Kegiatan ini membutuhkan waktu dan keahlian khusus. Tidak semua orang 
     dapat melakukan tanya jawab dengan sukses. Interview dapat digunakan 
     untuk pertanyaan yang berurutan secara mendalam disamping lebih fleksibel 
     sesuai dengan kondisi lapangan. Kendala yang dihadapi adalah waktu dan 
     keahlian khusus. 
   * observation.
     Merupakan internal probe yang kuat (a powerful internal probe). 
     Duduk bersama dengan pemakai sistem  dengan melakukan pengamatan dengan 
     pertanyaan yang lebih spesifik. Mengapa anda melakukan kegiatan ini ? 
     atau dimana dokumen ini akan dipindahkan ?. Setiap pertanyaan mungkin 
akan dapat menunjukkan pemecahan masalah misterius.
b. Secara tidak langsung (indirect (external) probes) 
   Kegiatan yang dapat dilakukan dengan cepat dan tidak kelihatan dari 
   operasional personel, sehingga dapat mengetahui sisi luar atau sesuatu 
   yang disembunyikan dari komunitas pemakai. Kegiatan ini akan mendominasi 
   pada awal kegiatan SDLC, selanjutnya internal probe untuk memperdalam.
   * procedure flow.
     Prosedure operasional merupakan sarana (vehicles) bagi pegawai baru 
     mengerti pekerjaannya dan pengalaman karyawan untuk menangani masalah. 
     Jika procedure flow tidak benar, sistem informasi tidak dapat 
     dioperasikan secara benar pula. Gunakan system flowchart untuk 
     menelusuri jalannya informasi  sebagai penjelasan prosedure operasinya. 
     Apabila ada permasalahan diprosedur, masalah tersebut mungkin akan 
     timbul dalam operasional yang sebenarnya.
   * document review.
     Adalah dengan mendapatkan dan mengumpulkan dokumen-dokumen penting 
     (critical document). Jika masalah banyak terjadi di customer orders, 
     kumpulkan sumber dokumen asli dari customer orders tersebut yang 
     digunakan sebagai data entry-nya, format interaktif layar, detail 
     transaksi, ringkasan dan kesalahan laporan yang terjadi. 
Dokumen seringkali menjadi penyebab masalah.
   * sampling.
     Mungkin anda membutuhkan informasi dari para vendor billing yang telah 
     memberikan diskon pada saat pembayran, karena perusahaan kehilangan 
     uang saat diskon tidak diberikan ketika terjadi penundaan pembayaran. 
     Anda dapat melibatkan para pelanggan pembayar untuk mendapatkan 
     informasi (walaupun ada banyak transaksi). Akhirnya anda dapat membuat 
     daftar sampel data dengan pemilihan random untuk satu minggu terakhir, 
     memilih 20 halaman dari transaksi harian, memilih 5 item dari setiap 
     halaman yang terpilih., merekam informasi untuk setiap 5 item dan 
     menghitung rata-raa dan varian untuk sampel-sampel dari semua transaksi 
pembayaran yang terjadi.
* Tabular (Tabular tools)
     Disebut juga matrix, yaitu daftar cek (checklists) untuk menemukan 
     perselisihan (discrepancies) dalam alur transaksi seperti berikut :   
=========================================================================
                                      Output  Reports        
                =========================================================
Record fields        Order    Back    Customer  Shipping   Salesperson
                      detail   Order   Service   Status     Summary
                ---------------------------------------------------------
Customer number         v      v       v         v     
Order date             v                             
Inventory item number  v       v                      
Quantity ordered       v       v       v         v          v
Warehouse location                                   
Shipping code          v                        v     
Substitute code         v      v                      
Backorder code         v              v              


Deskripsi sistem saat ini

Menentukan kinerja sistem saat ini akan mengalami kesulitan apabila 
perusahaan tidak memiliki sebuah standar pengukuran kinerja sistem. 
Sayang sekali, perusahaan cenderung tidak memperbarui (to update) 
dokumentasi sistem yang berjalan. Karenanya, analis memperbaiki dokumen 
selama investigasi masalah sistem. 
Deskripsi sistem saat ini meliputi penjelasan :
a. inputs
b. outputs
c. files
d. data elements
e. transaction and action document volume
f. data flow diagrams

KEBUTUHAN ANALISIS
Tahap requirement analysis adalah tahap interaksi intensif antara analis sistem dengan komunitas pemakai sistem (end-user),  dimana team pengembangan sistem menunjukkan keahliannya untuk mendapatkan tanggapan dan kepercayaan pemakai,  sehingga mendapat partisipasi yang baik. Merupakan pekerjaan sulit untuk mendapatkan kesepakatan (skeptical) pemakai tentang kebutuhan mereka  dari sebuah sistem informasi, karena mungkin pemakai mengalami kegagalan sistem informasi sebelumnya.
Dalam melakukan tahap ini akan dicapai 4 tujuan, yaitu :
a. Menjelaskan sistem saat ini secara lengkap.
b. Menggambarkan sistem informasi yang ideal.
c. Membawa sistem informasi yang ideal ke kondisi saat ini dengan memperhatikan kendala sumber daya.
d. Memberi dorongan terhadap keyakinan pemakai kedalam team pengembangan sistem.
Metode
Perlu pemilihan metode pengumpulan data yang tepat selama melakukan 
requirement system. Metode tersebut adalah interviews, questionnaires, 
observation, procedure analysis, dan document survey. 
Setiap metode akan dijelaskan secara mendalam sebagai berikut :

Interviews

1. Bagaimana metode itu digunakan.
   · Pemilihan potential interviewees.
   · Membuat perjanjian terhadap potential interviewees.
   · Menyiapkan struktur pertanyaan yang lengkap dan jelas.
   · Memilih person yang diinterview secara pribadi dan merekamnya.
2. Target dari metode.
   · Kunci pribadi dalam proses DFD.
   · Kadangkala melibatkan orang luar, seperti pelanggan atau vendors.
3. Keuntungan metode.
   · Pewawancara dapat mengukur respon melalui pertanyaan dan menyesuaikannya
     sesuai situasi yang terjadi.
   · Baik untuk permasalahan yang tidak terstruktur, seperti mengapa anda 
     berpikir hal ini dapat terjadi ?.
   · Menunjukkan kesan interviewer secara pribadi.
   · Memunculkan respons yang tinggi sejak penyusunan pertemuan.
4. Kerugian metode.
   · Membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit.
   · Membutuhkan pelatihan dan pengalaman khusus dari pewawancara.
   · Sulit membandingkan laporan wawancara karena subyektivitas alamiah.
5. Kapan metode tersebut baik digunakan.
   · Mendapatkan penjelasan atau pandangan dari personel kunci.
   · Test kredibilitas dari interviewees.
   · Mencari interview yang unsureness atau contradictions.
   · Memantapkan kredibilitas team. 
Beberapa faktor penting dalam interview yang baik, yaitu objektives, 
audience, format, weighting dan combining responses, and docummentation.

Questionnaires

1. Bagaimana metode itu digunakan.
   · Mendisain dengan menggunakan standar kuesioner.
   · Kuesioner dikirimkan ke lingkungan kerja end-users.
   · Struktur respon diringkas dalam statistik distribusi.
2. Target dari metode.
   · Semua end-user dengan wawasannya akan dilibatkan dalam proses solusi 
     pemecahan sistem.
   · End-user dihubungkan dengan proses pemakaian simbol-simbol dalam DFD.
3. Keuntungan metode.
   · Murah dan cepat dari pada interviews.
   · Tidak membutuhkan investigator yang terlatih (hanya satu ahli yang 
     dibutuhkan untuk mendesain kuesioner untuk end-user yang terpilih.
   · Mudah untuk mensintesis hasil sejak pembuatan kuesioner.
   · Dengan mudah dapat meminimalkan biaya untuk semua end-user.
4. Kerugian metode.
   · Tidak dapat membuat pertanyaan yang spesifik bagi end-user.
   · Analis melibatkan kesan sehingga tidak dapat menampakkan pribadi 
     end-user.
   · Tanggapan yang rendah karena tidak adanya dorongan yang kuat untuk 
     mengembalikan kuesioner.
   · Tidak dapat menyesuaikan pertanyaan ke end-user secara spesifik.
5. Kapan metode tersebut baik digunakan.
   · Pertanyaannya sederhana, dan tidak memiliki arti mendua.
   · Membutuhkan wawasan yang luas dari end-user.
· Bila memiliki sedikit waktu dan biaya.

Observation

1. Bagaimana metode itu digunakan.
   · Secara pribadi seorang analis mengunjungi lokasi pengamatan.
   · Analis merekam kejadian dalam lokasi pengamatan, termasuk volumen dan 
     pengolahan lembar kerja.
2. Target dari metode.
   · Lokasi proses secara geografis ditunjukkan dalam DFD (Data Flow Diagram)
3. Keuntungan metode.
   · Mendapatkan fakta records daripada pendapat (opinion).
   · Tidak membutuhkan konstruksi pertanyaan.
   · Tidak menganggu atau menyembunyikan sesuatu (end-users tidak mengetahui 
     bahwa mereka sedang diamati).
   · Analis tidak bergantung pada penjelasan lisan dari end-users.
4. Kerugian metode.
   · Jika terlihat, analis mungkin mengubah operasi (end-user merasa diamati).
   · Dalam jangka panjang, fakta yang diperoleh dalam satu observasi mungkin 
     tidak tepat (representative) dalam kondisi harian atau mingguan.
   · Membutuhkan pengalaman dan kehlian khusus dari analis.
5. Kapan metode tersebut baik digunakan.
   · Membutuhkan gambaran kuantitatif seperti waktu, volume dan sebagainya.
   · Kecurigaan bahwa end-user mengatakan suatu kejadian yang sebenarnya 
tidak terjadi.
Tip praktis dalam melakukan observasi :
a. Jangan mengamati dalam waktu yang lama.
   Terdapat dua alasan, yaitu : dengan waktu yang lama akan mengacau operasi 
   yang sedang diamati, dan akan membiaskan permasalahan yang sebenarnya.
b. Buat catatan yang ringkas.
c. Sebelum observasi, beritahukan kepada supervisor dan pemakai yang terlibat
   tentang apa yang akan dikerjakan dan mengapa dikerjakan, sehingga akan 
   mengurangi gangguan.
d. Gunakan checklist yang singkat tentang informasi yang dibutuhkan bersama.
e. Jangan melakukan observasi tanpa rencana..

Procedure Analysis

1. Bagaimana metode itu digunakan.
   · Dengan prosedur operasi dapat mempelajari dan mengidentifikasikan 
     aliran dokumen kunci melalui sistem informasi, yaitu dengan data flow 
     diagram (DFD).
   · Setiap aliran dokumen kunci menjelaskan prosedur operasi sistem.
   · Melalui observasi, analis mempelajari kenyataan daripada mendeskripsikan
     volume distribusi (tinggi, rendah, sedang) dan apa yang selanjutnya  
     dikerjakan terhadap salinan dari dokumen aslinya.
2. Target dari metode.
   · Dokumen utama dalam DFD (Data Flow Diagram)
   · Proses dalam DFD.
3. Keuntungan metode.
   · Evaluasi prosedur dapat dikerjakan dengan campur tangan (interferences) 
     yang minimal dan tidak mempengaruhi operasi pemakai.
   · Prosedur aliran dapat dapat menjadi sebuah struktur checklist untuk 
     melakukan observasi.
4. Kerugian metode.
   · Prosedure mungkin tidak lengkap dan tidak -up to date lagi.
   · Mempelajari bagan aliran dokumen membutuhkan waktu dan keahlian analis.
5. Kapan metode tersebut baik digunakan.
   · Memutuskan apakah masalah kegagalan sistem dapat membantu perancangan 
     yang baik.
   · Tim analis tidak secara total familiar dengan aliran dokumen.
· Mendeskripsikan aliran dokumen yang menganggu kerjanya fungsi.

Document Survey

1. Bagaimana metode itu digunakan.
   · Mengidentifikasikan dokumen utama dan laporan (physical data flow 
     diagram).
   · Mengumpulkan salinan dokumen aktual dan laporan.
   · Setiap dokumen atau laporan, digunakan untuk record data, meliputi 
     field (ukuran dan tipe), frekuensi penggunaan dan struktur kodingnya 
     (coding structure).
2. Target dari metode.
   · Aliran data kunci ditunjukkan dalam data flow diagram (DFD).
3. Keuntungan metode.
   · Meminimalkan interupsi dari fungsi operasionalnya.
   · Permulaan elemen kamus data.
   · Seringkali, dapat mempertimbangkan modifikasi major procedural.
4. Kerugian metode.
   · Membutuhkan waktu yang cukup (terdapat organisasi bisnis yang mengalami 
     kebanjiran dokumen dan laporan).
5. Kapan metode tersebut baik digunakan.
   · Harus dikerjakan jika sebuah sistem akan didesain (selama kegiatan 
     analisis, dalam memperjelas desain sistem yang baru dan analisis 
dokumen dapat membantu untuk menentukan tugas perancangan selanjutnya).

Sampling

Sampling dapat membantu mengurangi waktu dan biaya. Perlu kecermatan untuk 
memilih sample dari populasi, sehingga membutuhkan keahlian statistik supaya 
tidak mengalami kegagalan atau ancaman.

Kendala sumber daya

a. Waktu
   Sebuah pengantian sistem harus diutarakan dalam kerangka kerja sejak 
   sistem mengalami penurunan fungsi dengan cepat. Kendala waktu ini dapat 
   mempengaruhi analis untuk mempertimbangkan inovasi teknologi yang tidak 
   mungkin dioperasikan dalam waktu yang singkat. Oleh karena itu perlu 
   membutuhkan waktu yang cukup supaya memiliki kelonggaran waktu sehingga 
dapat membuat alternatif yang paling baik.

b. Uang
   Sistem informasi yang ideal akan membutuhkan biaya yang mahal, sehingga 
   membutuhkan  pendanaan yang cukup. Hal ini akan terjadi karena terjadi 
   persaingan dengan para pesaingnya dimana mereka menanamkan investasi 
yang besar dalam sistem informasinya.

c. Keahlian.
   Staff sistem informasi mungkin tidak memiliki pengetahuan atau pengalaman 
   yang cukup seperti masalah telekomunikasi, integrasi database, dan 
   interactive setting. Perusahaan dapat mengkontrak konsultan untuk 
   menambah kemampuan mendesain. Hal ini nantinya akan diperhadapkan pada 
kendala biaya yang dikeluarkan untuk tenaga konsultan.

d. Teknologi.
   Kebutuhan teknologi mungkin akan menjadi masalah utama dalam mendukung 
   kerja sistem, sehingga perlu memperhatikan perkembangan teknologi terus-
   menerus, yang konsekuensinya terjadi pengeluaran biaya yang besar dan 
jangan sampai teknologi yang dipakai ketinggalan dari para pesaingnya.

e. Faktor ekternal.
   Banyak kendala yang datang dari luar setting design, seperti pencegahan 
   menggunakan teknologi eksotik (exotic of technologies), mencegah 
memelihara data lokal dalam sebuah sistem database pusat, dan sebagainya.

Dokumen kebutuhan analisis

1. Arahan (conduct) analisis.
   · Hubungan dengan pemakai akhir.
   · Menganalisa records, forms dan laporan.
   · Pengamatan proses.
   · Menganalisa metode yang digunakan.
   · Permasalahan dalam pengumpulan data.
2. Kebutuhan pemakai.
   · Apa yang menjadi kebutuhan sebenarnya.
   · Kebutuhan laporan (jenis dan frekuensinya).
   · Kebutuhan pelatihan.
   · Pengaruh sistem baru.
3. Kendala sistem.
   · Menjelaskan kendala waktu, biaya, keahlian, teknologi dan faktor 
     ekternal.
   · Realistik sistem.
4. Dokumentasi.
   · Intrumen pengumpulan data (kebutuhan kuesioner, interview).
   · Konsensus statistik.
   · Aliran data secara logikal dan phisik.
· Element awal dalam kamus data.

GENERATING SYTEMS ALTERNATIVES

how is the performance gap closed.
-        pembuatan alternatif untuk memecahkan masalah sistem informasi.
-        Kemudian alternatif-alternatif tersebut ditetapkan yang terbaik secara bijaksana (most expedient).

Pilihan stategi

Manajemen tingkat atas membuat pilihan strategi dengan memperhatikan semua 
kendala.Adapun pilihan strategi yang biasa digunakan adalah sebagai berikut:

Distributed versus centralized processing

Saat ini, ada kecenderungan terjadi perubahan keputusan informasi dari 
centralized data processing ke decentralized end-user responsibility centers.
Dalam lingkungan proses terdistribusi, end-user memutuskan peralatan, 
implementasi dan prioritas pengembangan.
Di bagian lain terdapat pertumbuhan jumlah end-user yang masuk ke dunia 
komputer. Mereka mencoba teknologi terbaru tanpa memperhatikan biaya, dan 
resiko. Tanpa keahlian, perancang sistem akan berada dalam lingkungan 
konservatif .

Integrated versus dispersed databases

Ketika organisasi menggunakan sistem database tersebar, perancang sistem 
mempunyai pilihan pertimbangan tentang file apa saja yang termasuk dalam 
database dan data apa saja yang masuk dalam file. Integrated database 
ditangani oleh administrator database yang memelihara semua kontrol data 
storage, access dan modification. Manajemen tingkat atas memutuskan sesuai 
dengan pilihan perancang sistem dengan memperhatikan sisi kemudahan 
kontrolnya.

Surround strategy of system development

Strategi pengembangan sistem adalah penting karena banyak perusahaan 
mempunyai tumpukan (backlog) dari sistem baru yang dirancang dan kondisi 
sistem yang sedang dimodifikasi. Strategi ini mengijinkan perancang sistem 
menggunakan perbedaan bahasa program dan menjalankannya pada komputer yang 
berbeda untuk a totally compatible system. Lingkungan sekitar strategi sangat penting dalam masalah 
pengambilalihan perusahaan, dimana satu perusahaan mendapatkan perusahaan 
lain dan mungkin sistem informasinya tidak kompatibel dengannya (berbeda).

Pilihan Taktik
Dilakukan sebelum pilihan perancangan operasional

Delapan pilihan tentang perancangan operasional

Pilihan perancangan dikelompokkan kedalam input, processing, dan output. 
Masing-masing kelompok dapat memiliki pilihan sebagai berikut :
a. Input
   1. On-line versus off-line data entry.
      Off-line data entry tidak memiliki kemampuan yang baik untuk validasi 
      transaksi dengan segera. Oleh karena itu, on-line data entry 
      disarankan tetap digunakan dalam konfigurasi sistem informasi.
   2. Keyed versus machine-readable data entry.
      Machine-readable data entry dapat meningkatkan kecepatan, mengurangi 
      kesalahan pemasukan data, dan menghemat biaya untuk pekerja (save 
      human costs). Bagaimanapun juga membutuhkan investasi yang besar dalam 
      hal peralatan dan pemeliharaannya.
   3. Centralized versus decentralized data entry. 
      Decentralized entry adalah lebih cepat tetapi tingkat kesalahannya 
      tinggi karena banyak pemakai yang memasukkan data. Machine-readable 
      entry membutuhkan pemasukan desentralisasi yang memberikan keuntungan 
kecepatan proses dalam menangkap sumber data (point of sale).

b. Processing
   4. Batch versus real-time record update.
      Batch processing menyebabkan update rekord lama, cocok untuk 
      centralized data entry. Real time processing membutuhkan biaya 
      peralatan dan menaikkan kecepatan proses. 
   5. Sequential versus direct access to records.
      Sequential access adalah berhubungan dengan batch processing. 
      Direct access berhubungan dengan real-time processing.
   6. Single versus multiple-user update of records.
      Sebuah desain sistem untuk multiple-user lebih komplek (rumit) dalam 
      keamanan akses dan mengupdate record secara simultan. Kekomplekkan  
      (kerumitan) terjadi saat kecepatan proses adalah penting dan 
aplikasinya dengan proses -real time.

c. Ouput
   7. Traditional versus turnaround documents.
      Traditional document adalah dokumen yang cara pendataannya ke sistem 
      dilakukan melalui keyboard (key input). Turnaround documents adalah 
      pendataan ke sistem dilakukan melalui mesin pembaca dokumen 
   8. Structured versus inquiry-based reports.
      Structured report dibuat dalam format yang baku dan disediakan secara 
      rutin, sedangkan inquiry-based reports dibuat berdasarkan permintaan 
      dengan format sesuai permintaan pemakai. Seringkalli inquiry-base 
      report ditemukan dalam lingkungan real-time dimana data harus diakses 
secara cepat.

Selecting The Proper System

sejumlah alternatif yang telah dibuat perlu untuk dibandingkan sehingga dapat menemukan hanya satu sistem yang
terbaik. Masing-masing alternatif sistem yang sudah tetap dibandingkan dengan kondisi sistem saat ini.
Taktik membandingkan (comparison tactics)
Sistem dibandingkan berdasarkan biaya dan keuntungan secara relatif. Biaya
adalah kebutuhan pembayaran untuk perancang dan pengoperasi sistem informasi.
Keuntungan adalah nilai atau kondisi tambahan sebagai hasil implementasi sistem informasi.
Hal-hal tersebut termasuk mengurangi error rates ,
increased customer sales, dan mempercepat waktu respon.
Ada tiga cara satu sistem (A) dapat lebih unggul dibanding sistem lainnya (B).
1. Mempunyai biaya yang rendah dibanding B, dan kedua sistem mempunyai keuntungan sama.
2. Mempunyai biaya yang rendah dibanding B, dan A juga mempunyai keuntungan yang lebih banyak dibanding B.
3. A dan B mempunyai biaya yang sama, tetapi A mempunyai keuntungan yang lebih banyak.
Metode untuk komparasi sistem
Ada 4 metode yang biasa digunakan untuk membandingkan dua atau lebih sistem informasi, yaitu :
a. Break-even analysis (BEP)
b. Payback period
c. Discounted payback period
d. Internal rate of return (IRR).
Biaya sistem informasi
Biaya sistem informasi dapat dikelompokkan menjadi 3, yaitu:
categories, nature, dan when they occur.
Kategori biaya
Pada dasarnya biaya dibagi dalam kategori :
a. Hardware : mainframe, minicomputers, microcomputers, dan peripheral, equipment.
b. Software : systems, utility, dan application software.
c. People : analysts, programmers, operators, data entry personnel, dan sebagainya.
d. Supplies : paper, tapes, disk, dan sebagainya.
e. Telecommunications : modem, local area network cabling, multiplexors, front-end processors, dan sebagainya.
f. Physical site : air conditioning, humidity control, security, dan sebagainya.
Nature of costs
Membandingkan biaya sistem informasi melalui kehidupan sistem, analis memproyeksi berapa perubahan biaya untuk masa depan. Untuk melakukannya,
ada tiga model biaya operasi sistem informasi, yaitu :
a. Linear.
b. Exponential.
c. Step function.
Biaya sistem informasi dapat terjadi sekali saja dan dapat pula terjadi secara berkesinambungan.
- Biaya sistem informasi yang terjadi sekali saja yaitu ontime cost dan development cost yang terjadi saat pengembangan sistem.
- Biaya sistem informasi yang terjadi secara terus menerus diantaranya adalah reccuring cost serta operational cost dimana biaya ini terjadi saat sistem informasi beroperasi setiap hari.
Faktor Kualitatif yang mengarah kinerja sistem informasi yang baik diantaranya
- Mengurangi tingkat kesalahan
- Mengurangi waktu untuk memperbaiki kesalahan
- Mengurangi waktu tanggap dari workstation alternatif
- Mempercepat waktu penyediaan informasi
- Meningkatkan keamanan sistem
- Memperbanyak update sumber record aktif
- Meningkatkan kepuasan pemakai
Faktor strategi perusahaan
Sistem informasi dapat membuat keuntungan kompetetif dalam perusahaan.
Meningkatkan keuntungan saat ini, bagaimanapun juga adalah
sulit untuk diestimasi. Kenaikan profit seringkali tidak terjadi secara tiba-tiba,
tetapi terjadi beberapa tahun sesudah implementasi dari sistem baru.
Ketika dua alternatif sistem mendekati kesamaan perbandingan,
pintu terbuka untuk mempertimbangkan faktor strategi perusahaan.
Terdapat faktor-faktor strategi perusahaan tersebut adalah sebagai berikut :
1. customer satisfaction.
Sebuah sistem informasi dapat menyebabkan kehati-hatian menyampaikan produk dan
keinginan efisien konsumen. Meningkatkan kepuasan konsumen
akan tidak diragukan meningkatkan penjualan. Seperti peningkatan penjualan,
bagaimanapun juga sulit untuk diprediksi dan secara kuantitatif.
2. increased sales.
Sistem point ofsales (POS) membebaskan dari penyimpanan tugas-tugas rekord. Manajemen
mengharap penjualan staff setia terhadap waktu usaha pemasaran dan ini meningkatkan penjualan. Hanya saja
penjualan akan meningkatkan kesulitan memprediksi dalam uang.
3. customer and vendor commitments.
Perusahaan mendesain masukan sistem secara online dan memperbolehkan konsumen langsung
mengakses ke sistemnya. Konsumen sekarang tergantung pada sistem ini sehingga memiliki komitmen untuk setia
pada perusahaan tersebut. Komitmen konsumen dan vendor sulit untuk diprediksi.
4. Information product marketing.
Seringkali, sistem informasi baru dapat dipakai oleh perusahaan lainnya. Seperti American
Airline menyediakan sistem informasi pemasaran produk selama tahun 1970,
perusahaan mengembangkan sebuah sistem pemesanan tiket dan kemudian sistem pemasaran ini juga digunakan oleh jasa
penerbangan lainnya, sehingga menjadi produk yang menguntungkan.
- Jika perusahaan memutuskan untuk mengembangkan sistem maka departemen informasi akan melakukan proses selanjutnya yaitu Proses Desain Sistem.
- Jika sebaliknya maka System Development Life Cycle (SDLC) akan dihentikan.
- Sering kali akan ditemukan masalah dengan sistem studi dan dan biasanya top management akan meminta dilakukannya pengerjaan ulang terhadap sistem studi.
- Model akan menjelaskan beberapa bagian tahapan yang diulang dan kadang-kadang departemen informasi akan membuat keputusan mengulang tahapan sebelum menjelaskan sistem studi.
- Dengan alternatif, keputusan untuk mengulang sebuah tahapan SDLC
sebelumnya atau tidak disebut Go – No –Go Decision.
References
http://kuliah.dinus.ac.id/ika/asi9.htm
NGURAH AGUSSANJAYA ER, S.KOM, M.KOM;
PENGAMATANAWAL,KEBUTUHAN ANALISIS.ppt