Kamis, 27 Januari 2011

mengenal web server


Tips: Mengamankan web server IIS

Internet Information Server (IIS) adalah sebuah web server yang tersedia secara otomatis pada saat instalasi Windows edisi server dengan opsi Typical atau Full. Sayangnya instalasi default ini dapat mengakibatkan celah keamanan di sistem anda yang berakibat fatal. Bagaimana cara mengamankannya?
Web server adalah inti dari organisasi internet yang komplek saat ini. Setiap kali sebuah browser berhubungan dengan suatu situs web baik di internet ataupun intranet, maka ia terhubung dengan web server, server tersebut mendengarkan request pada jaringan dan menjawabnya kepada client atau pengirim permintaan dengan membawa data tertentu.
IIS atau yang dikenal dengan Internet Information Server adalah web server yang secara default terinstall saat kita menginstalasi secara tipikal suatu server windows.
IIS menginstal dirinya sendiri kepada partisi primer secara automatis. Ini menyebabkan suatu resiko keamanan sendiri, sebab User Internet dapat mengakses partisi sistem setiap kali mereka melihat suatu Halaman web atau menggunakan FTP untuk download suatu file.
Dibawah ini adalah daftar direktori yang dibuatkan default oleh IIS:
- %WinDir%\InetPub
- %WinDir%\System32\InetSrv
- %WinDir%\System32\InetSrv\IisAdmin
- %WinDir%\Help\IISHelp

IIS menciptakan dua akun user selama instalasi: IUSR_COMPUTERNAME dan IWAM_COMPUTERNAME. IIS menggantikan variabel “computername” dengan nama komputer kita.
Contoh, jika kita sedang menginstall IIS dan nama komputer kita “BAPUK”, Maka akun komputer adalah IUSR_BAPUK dan IWAM_BAPUK. Hebatnya lagi akun tersebut tidak bisa dihapus, karena IIS memerlukannya. Akun IUSR_COMPUTERNAME digunakan untuk mengijinkan akses tanpa nama atau “Anonymous” kedalam sistem, sedang akun IWAM_COMPUTERNAME digunakan untuk menjalankan out-of-process dari aplikasi web.
Tidak setiap server windows memerlukan IIS sebagai webservernya. IIS sendiri seharusnya tidak diinstall dalam keadaan default, bila tetap memerlukan IIS ada baiknya mengubah default partisinya agar tidak sama dengan partisi sistem anda. Agar apa? ya itu tadi untuk keamanan.
Apabila IIS telah terinstall sebaiknya anda menguninstall dan reinstall lagi IIS pada partisi yang kita inginkan.
Bagaimana mengubahnya ke partisi yang kita inginkan sedang tak ada pilihan sewaktu instalasinya? Memang tidak ada cara mengubah direktori “program files” pada “Add/Remove program wizard”. Untuk mengubahnya kita harus membuat sebuah “answer file” lalu menginstallnya.
Apa itu answer file? Bagaimana cara membuatnya? “Answer File” atau file jawaban kurang lebih adalah suatu file teks yang digunakan untuk mem-bypass / melewati suatu prosedur instalasi secara normal.
Tabel dibawah adalah beberapa komponen IIS yang diperlukan dalam membuat “answer file”:
-----------------------------------------------------------
 Sintak        =>Tujuan                                        
-----------------------------------------------------------           
 iis_common    => Install "common file"                            
 iis_doc       => Install dokumentasi IIS 
 iis_ftp       => Install Service FTP                               
 Iis_htmla     => Install "Web-based administration tools"            
 iis_inetmgr   => Install "MMC-based administration tools"            
 iis_nntp_docs => Install dokumentasi NNTP
 iis_smtp      => Install Service SMTP                              
 iis_smtp_docs => Install dokumentasi SMTP 
 iis_www       => Install Service WWW                            
-----------------------------------------------------------
Untuk prosedur penggunaannya silahkan ikuti tutorial berikut:
  1. Kilk menu Start > Run
  2. Ketik notepad dalam kotak dialognya lalu klik OK
  3. Ikuti sintak berikut yang disesuaikan dengan “table komponen answer file” di atas: [Components] iis_common = on
    iis_ftp = on
    iis_htmla = on
    iis_www = on
    [InternetServer]
    PathFTPRoot= D:\Inetpub\Ftproot
    PathWWWRoot=D:\Inetpub\Wwwroot
    (D: Menunjukan letak partisi yang diinginkan untuk lokasi IIS.)
  4. Simpan file tadi di direktori C:\ dengan nama iis.txt atau terserah anda.
Setelah membuat file jawaban tadi, berarti kita hampir siap untuk melakukan instalasi. Kenapa hampir? yup..karena kita memerlukan satu program lagi yang digunakan untuk menginstalisasi dari “answer file” yang kita buat dengan nama “iis.txt” tadi, yaitu “Sysocmgr.exe”.
Lalu bagaimana instalasinya? Gampang. Masuk ke “command prompt” lalu ketik:
sysocmgr /I:%windir%\inf\sysoc.inf /u:c:\iis.txt
dan ikuti saja prosedurnya.


.Prinsip Kerja Sistem Jaringan Komputer

Sinyal listrik maupun sinyal dalam bentuk gelombang elektromagnetik pada suatu jaringan komputer merambat/memancar dengan prinsip kerja sistem jaringan komputer. Agar suatu jaringan dapat saling bertukar informasi data, diperlukan suatu alat yang disebut Modem (Modulator Demodulator) yang berfungsi untuk mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital maupun sebaliknya.
Ada 4 komponen utama yang terdapat pada suatu jaringan, yaitu sender (pengirim data informasi), protokol (yang meng-encode dan men-decode data informasi), media transmisi (medium transfer data), dan receiver (penerima data informasi).
Prinsip kerjanya, pertama-tama sender mengirim sinyal informasi menuju receiver melalui protokol encode yang mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog kemudian sinyal melalui media transmisi dan melalui protokol kedua di decode kembali menjadi sinyal digital sebelum masuk ke receiver.
Prinsip kerja diatas dapat di analogikan saat orang jepang dan orang inggris sedang chatting melalui internet. Saat orang jepang mengetikkan suatu pesan dalam bahasa jepang maka pesan tersebut akan diubah terlebih dahulu oleh protokol ke dalam bahasa inggris sehingga orang inggris dapat menerima pesan tersebut dalam bahasa inggris dan sebaliknya saat orang inggris membalas pesan orang jepang tersebut maka pesan bahasa inggris akan diubah oleh protokol terlebih dahulu menjadi bahasa jepang sebelum sampai ke orang jepang. Jadi dalam hal ini protokol dapat di istilahkan seperti penerjemah informasi data. Sinyal listrik maupun sinyal dalam bentuk gelombang elektromagnetik pada suatu jaringan komputer merambat/memancar dengan prinsip kerja sistem jaringan komputer. Agar suatu jaringan dapat saling bertukar informasi data, diperlukan suatu alat yang disebut Modem (Modulator Demodulator) yang berfungsi untuk mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital maupun sebaliknya.
Ada 4 komponen utama yang terdapat pada suatu jaringan, yaitu sender (pengirim data informasi), protokol (yang meng-encode dan men-decode data informasi), media transmisi (medium transfer data), dan receiver (penerima data informasi).
Prinsip kerjanya, pertama-tama sender mengirim sinyal informasi menuju receiver melalui protokol encode yang mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog kemudian sinyal melalui media transmisi dan melalui protokol kedua di decode kembali menjadi sinyal digital sebelum masuk ke receiver.
Prinsip kerja diatas dapat di analogikan saat orang jepang dan orang inggris sedang chatting melalui internet. Saat orang jepang mengetikkan suatu pesan dalam bahasa jepang maka pesan tersebut akan diubah terlebih dahulu oleh protokol ke dalam bahasa inggris sehingga orang inggris dapat menerima pesan tersebut dalam bahasa inggris dan sebaliknya saat orang inggris membalas pesan orang jepang tersebut maka pesan bahasa inggris akan diubah oleh protokol terlebih dahulu menjadi bahasa jepang sebelum sampai ke orang jepang. Jadi dalam hal ini protokol dapat di istilahkan seperti penerjemah informasi data.

Tidak ada komentar: