Jumat, 30 September 2011

Nasehat = Makanan

oleh Elvis Sirait pada 30 September 2011 jam 8:45

Seperti biasanya habis makan malam, anak belajar untuk mengerjakan PR atau mengulang pelajaran sekolahnya, Anakku ini termasuk kategori pintar karena selama ini dia sekolah di SDN di kota kami , dia selalu dapat juara I dari 25 orang,

Saat itu Isteri saya Curhat sama saya bahwa Anakku ini sepulang dari sekolah , seharian main dan sering menggangu adek-adeknya hingga Nangis, di suruh tidur siang diapun melawan dan bukan cuman hari ini aja tapi sudah lama dia lakukan seperti itu.

Lalu saya panggil dia , Brain sini ! panggilku lalu dia datang dengan kepala nunduk dia merasa bersalah, lalu saya tanya dia apa betul apa di bilang Mama itu ? dia menggangguk dan menunduk.

Lalu saya panggil Isteri saya untuk ambil pisang, segera dia pergi ke Tudung saji tempat disimpan, lalu dia mengampiri saya dan mengasihnya ke tangan saya, saat saya pegang lalu saya lemparkan keluar rumah tepatnya ke teras, semua kaget anak saya sontak terkejut karena dari tadi dia di depanku dan juga Isteri saya pun sangat kaget , lalu dia bertanya kenapa dibuang Pisangnya, kan sayang, sambil dia berlalu mengambil pisang tersebut,

setelah itu saya minta lagi pisang itu dan mengasihnya ke Anak saya.

Saya berkata kepada Anak saya :
Pisang ini atau makanan ini sama dengan nasehat, Nasehat di kasih sama kamu, agar kamu jangan bandel, tidur siang dll tapi kamu membuangnya, sama kayak pisang itu Mama mengasih sama Papa, tapi Papa membuangnya, Kamu kan marah, apalagi Mama sangat Marah karena Makanan di buang ,

Begitu juga kamu Nak apabila Kamu tidak menuruti Nasehat itu maka orang tuamu bisa marah,sama seperti makanan ini bila kamu membuangnya maka Papa bisa Marah , untuk itu Apabila di nasehati maka Nasehat itu harus di turuti karena berguna untukmu agar kamu tidak melakukan yang jahat di mata Orang tuamu.

Jadi dia senyum dan berkata sambil berkaca-kaca, dia berkata Pa, Ma , maaf yah Brain karena saya membuang makanan yang bukan untuk dimakan pakai mulut tapi di makan dengan melakukannya dengan hati ,
saya sangat lega mendengar pengakuan dan kejujuran serta kepolasan anak saya ,
Lalu saya peluk dia dan saya pegang tangan tangannya dan kami berdoa agar Nasehat ini Tuahntaruhkan dalam hatinya dan di Meteraikan melalui Kuasa Darah Yesus Kristus .

Tidak ada komentar: